PRAYA – Bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mulai disalurkan di Lombok Tengah. Bantuan beras dari pemerintah ini diharapkan dapat menstabilkan ekonomi masyarakat dan menjaga inflasi harga kebutuhan pokok masyarakat.

Bantuan beras tersebut disalurkan kepada KPM melalui desa. Dimana, data penerima bantuan tersebut berdasarkan data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Asisten II Setda Lombok Tengah, Lendek Jayadi mengungkapkan, penyaluran bantuan pangan beras di Lombok Tengah dimulai pada Rabu (20/9). “Pada tahap 1 sejumlah 146 ribu KPM, dan tahap 2 sebanyak 142 ribu KPM, ini disalurkan selama empat (4) bulan dengan masing-masing 10 kilogram beras,” sebutnya.

Bantuan pangan beras ini diharapkan untuk mempertahankan kondisi ekonomi masyarakat dalam rentang musim panas sebelum musim penghujan tiba. Dan, dimaksudkan sebagai stok pangan masyarakat supaya tercukupi. Dan, suapaya tidak dimanfaatkan oleh spekulan untuj menaikkan harga pangan terutama beras.

Bantuan tersebut disalurkan berdasarkan data dan sesuai sasaran, sehingga bantuan bebas ini tepat sasaran, tepat guna dan tepat manfaat.

“Penerima bantuan dari data yang ada, tidak boleh ada kreasi. Dan penyaluran ini melalui desa dengan data yang ada,” jelasnya.

Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Lombok Tengah, Dede menyatakan, data DTKS dimutahirkan setiap bulan, dimana pihaknya di dinas melakukan update ke sistem kemudiam pemutahiran di pusat.

Ia sendiri mengaku tidak tahu soal data penerima bantuan pangan beras tersebut. Mengingat itu merupakan koordinasi lintas kementerian di pusat.

“Kalau data penerima PKH dan BPNT Loteng itu sudah pasti dapat, sejumlah 125 ribu KK. Namun penerima beras ini lebih dari angka itu, maka akan ada penambahan dari data DTKS,” terangnya.

Untuk diketahui, data DTKS Loteng terakhir per 6 Agustus 2023 sejumlah 714.554 jiwa atau 286.474 KK. (tim)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 332

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *