LOMBOK-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menyatakan ajang kejuaraan nasional (Kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) 2026 yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan pengembangan pariwisata di daerah setempat.

“Kolaborasi dalam penyelenggaraan ajang MRS di Mandalika ini memberi dampak positif ekonomi dan promosi pariwisata Mandalika,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) di Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung saat konferensi pers pada MRS round final di Mandalika, Sabtu (7/11).

Ia mengatakan kolaborasi Kemenpar, Pertamina da Mandalika Grand Prix Association (MGPA) serta semua lembaga lainnya menjadi bukti nyata bahwa MRS tidak hanya tentang balapan itu sendiri, tetapi juga bagaimana memberitakan bahwa di Lombok punya Sirkuit Mandalika yang bisa menjadi daya tarik wisata.

“Tidak hanya untuk melihat olahraganya saja, tapi juga melihat ekosistemnya itu sendiri, ini sangat lengkap,” ujarnya.

Ia mengatakan dampak ekonomi dari event yang telah dilaksanakan selama empat tahun secara konsisten, ini sangat luar biasa, di mana hotel-hotel di sekitar Mandalika terisi, UMKM, hingga restoran-restoran.

“Artinya tidak hanya oleh pembalap yang hadir atau keluarganya, tetapi juga oleh pengunjung lainnya,” katanya.

“Ini merupakan sebuah dampak ekonomi yang juga luar biasa dari sebuah penyelenggaraan event yang tertata dengan baik,” tegasnya.

Ia mengatakan Mandalika merupakan salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas. Karena itu, Kemenpar memberikan perhatian khusus untuk terus meningkatkan Mandalika.

“Dengan adanya Mandalika Racing Series ini, terutama bisa mengisi kekosongan yang ada di Sirkuit Mandalika. Kita tidak bisa hanya mengandalkan dengan adanya MotoGP saja, tapi dengan adanya MRS ini justru menambah kalender event yang ada di Mandalika,” ujarnya.

Kemenpar juga menegaskan akan terus berkolaborasi dengan Pertamina dan pihak terkait di tahun-tahun mendatang. Karena diyakini, event ini tidak hanya menggerakkan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi daerah.

“Kehadiran para pembalap ini bisa mendukung penguatan promosi pariwisata Mandalika,” katanya.

CEO Pride Motosport selaku Promotor MRS, Eddy Saputra menuturkan, selama empat tahun perjalanan, MRS menunjukkan konsistensi dalam membangun kompetisi balap motor nasional. Pertamina MRS dirancang sebagai wadah kompetisi yang memberikan kesempatan bagi pembalap Indonesia untuk berkembang melalui sistem kejuaraan yang berkelanjutan.

Eddy mengatakan Pertamina MRS menjadic sebuah wadah untuk menghasilkan pembalap muda Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

“Alhamdulillah sekarang sudah berkembang, kelas balapannya lebih banyak,” ujarnya.(red)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *