MATARAM — Kepedulian terhadap korban kebakaran Dusun Sade, Desa Rambitan, Kabupaten Lombok Tengah, terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Nusa Tenggara Barat turut menunjukkan solidaritas dengan menggelar penggalangan donasi bagi warga yang terdampak musibah tersebut.
Aksi solidaritas itu dirangkai dalam apel pagi rutin yang digelar di halaman Kantor Disperindag NTB, Senin (24/8/2026). Apel dipimpin langsung Kepala Disperindag NTB, H. Lalu Wiranata, S.IP., M.A., dan diikuti seluruh pejabat, staf, mahasiswa serta siswa yang sedang menjalani kegiatan magang di lingkungan Disperindag NTB.
Apel berlangsung khidmat sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepedulian sosial di lingkungan perangkat daerah tersebut.
Dalam amanatnya, H. Lalu Wiranata menekankan pentingnya kedisiplinan, semangat kerja serta pelayanan publik yang prima sebagai bagian dari tanggung jawab setiap aparatur.
Ia mengajak seluruh jajaran Disperindag NTB untuk menjaga kekompakan, memperkuat sinergi dan bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas, khususnya dalam mendorong kemajuan sektor industri dan perdagangan di NTB.
Namun, apel pagi kali ini tidak hanya menjadi forum penyampaian arahan kedinasan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penggalangan donasi sukarela untuk membantu warga Dusun Sade yang menjadi korban kebakaran.
Musibah kebakaran tersebut menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Sejumlah tempat tinggal dan harta benda warga hangus terbakar sehingga para korban masih membutuhkan dukungan dan bantuan untuk bangkit kembali.
Disperindag: Kepedulian Bagian dari Pengabdian
H. Lalu Wiranata mengatakan, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan, termasuk di lingkungan aparatur pemerintah.
Menurutnya, tugas sebagai aparatur tidak hanya sebatas memberikan pelayanan publik, tetapi juga menunjukkan empati dan kepedulian ketika masyarakat menghadapi musibah.
«“Kita tidak hanya bekerja melayani masyarakat, tetapi juga hadir berbagi saat saudara kita tertimpa musibah. Semoga sumbangan yang terkumpul menjadi berkah dan sedikit meringankan kesulitan warga Dusun Sade,” ujarnya.»
Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari seluruh jajaran Disperindag NTB. Para pegawai secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya dan menyerahkan donasi sebagai bentuk solidaritas terhadap warga yang terdampak kebakaran.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya rasa kebersamaan di lingkungan Disperindag NTB. Di tengah rutinitas pelayanan pemerintahan, kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Doa untuk Warga Sade
Penggalangan donasi tersebut sekaligus menjadi wujud nyata bahwa Disperindag NTB tidak hanya berfokus pada pembangunan ekonomi dan peningkatan sektor industri serta perdagangan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Semangat gotong royong dan kepedulian tersebut diharapkan terus tumbuh dan menular kepada berbagai elemen masyarakat lainnya, sehingga proses pemulihan warga Dusun Sade dapat berjalan lebih cepat.
Kegiatan apel pagi kemudian ditutup dengan doa bersama untuk warga Dusun Sade yang terdampak kebakaran serta doa agar seluruh jajaran Disperindag NTB diberikan kelancaran dan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. (jho)
