LOBAR—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) menambah dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam di wilayah timur dan selatan Lobar. Langkah ini diambil untuk peningkatan response time penanganan kebakaran yang terjadi di wilayah Narmada-Lingsar dan Sekotong-Lembar. Total terdapat tiga UPT Damkar yang dimiliki.
Sayangnya, penambahan UPT itu belum diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) personel anggota. Pasalnya, hingga kini Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lobar masih kekurangan personel.
Kepala Dinas Damkar Lobar, H. Suherman, tidak membantahnya. Pasalnya, jika melihat luas wilayah dan rasio penduduk, idealnya setiap kecamatan memiliki satu pos pemadam. Keterbatasan anggaran membuat pihaknya menyiasati dengan zona, di mana untuk UPT Lembar akan menangani wilayah Sekotong-Lembar, UPT Narmada menangani wilayah Narmada-Lingsar, serta UPT Batulayar untuk wilayah Batulayar dan Gunungsari.
“Artinya kita akan membentuk tiga UPT wilayah utara, tengah, dan selatan gitu,” ungkap Suherman beberapa hari lalu.
Lokasi lahan tiga UPT itu sudah dipastikan clear dan siap untuk dirapikan maupun direhab. Terlebih, diakui Suherman, pada tahun ini melalui Anggaran APBD Perubahan 2026, pihaknya akan menambah dua unit mobil damkar untuk mengover UPT tersebut. Namun, pihaknya masih harus menunggu personel tambahan untuk bisa langsung menempati UPT Sekotong dan Narmada.
“Jadi untuk lokasi sementara itu, bangunan itu sudah siap gitu untuk kantor kita, tinggal kita pakai,” ucapnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, kebutuhan personel untuk UPT membutuhkan sekitar tiga regu. Setiap regu minimal berisikan enam orang personel dan satu unit kendaraan pemadam. Sehingga setidaknya untuk memenuhi tiga UPT itu dibutuhkan 40 anggota personel, termasuk kepala UPT dan tenaga administrasi.
“Ada sopir di sana, pemegang nozzle juga harus ada tiga gitu. Ditambah yang petugas susun untuk pengatur selang itu, menarik-narik selang gitu. Jadi satu UPT itu butuh 20 orang minimal. Kalau dikalikan dua yang Narmada-Sekotong itu, kita butuh 40 orang,” paparnya.
Usulan penambahan personel sudah diajukan Dinas Damkar kepada Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM).
“Ya kita tinggal menunggu. Nanti kalau sudah di-dropping personel itu, ya kita bisa langsung eksekusi untuk UPT Sekotong-Narmada,” imbuhnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar, H. Saepul Akhkam, yang dikonfirmasi terkait kekurangan SDM untuk mendukung dua UPT Damkar, mengaku sedang dilakukan pemetaan kebutuhan SDM.
“Sedang dikoordinasikan oleh BKD dengan Damkar untuk berapa rasio dibutuhkan,” ucapnya.
Akhkam tidak menampik kebutuhan untuk penambahan SDM untuk UPT itu terbilang tidak sedikit, di mana minimal satu UPT terdapat 20 petugas. Namun, pihaknya memastikan komitmen untuk menyiapkan kebutuhan UPT tersebut.
“Secara institusi kami siap untuk ada UPT, kami siapkan dua mobil damkar tambahan,” pungkasnya. (Win)

