LOMBOK TIMUR – Upaya meningkatkan daya saing produk lokal terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram di Desa Korleko Selatan, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Melalui program Sosialisasi Strategi Branding dan Pemasaran Digital yang diselenggarakan pada Rabu (29/7/2026) di Aula Kantor Desa Korleko Selatan, masyarakat diajak memahami pentingnya membangun identitas produk serta memanfaatkan media digital sebagai sarana memperluas pasar.
Kegiatan yang mengangkat tema “Strategi Branding dan Pemasaran Digital untuk Membangun Identitas dan Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal di Desa Korleko Selatan” tersebut diikuti sekitar 30 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, diantaranya pelaku UMKM, perangkat desa, anggota Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok pemuda, kader posyandu, dan mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram. Melalui forum ini, peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha di era digital.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN-PMD menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman langsung di bidang kewirausahaan dan pemasaran digital. Muhammad Ridho Fajri, alumni Program Studi Agribisnis Universitas Mataram sekaligus business owner dari Mr. F Konveksi dan Barabrax, membagikan pengalaman membangun usaha dari tahap awal hingga berkembang. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh kualitas, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam membangun kepercayaan konsumen melalui citra merek, pelayanan, dan strategi pemasaran yang konsisten. Kehadiran Ridho menjadi bukti bahwa alumni Universitas Mataram memiliki kompetensi yang dapat diberdayakan untuk mendukung pengembangan potensi masyarakat melalui berbagi pengalaman dan praktik terbaik di dunia usaha.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Alta Asdatullah, mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram Desa Korleko Selatan Tahun 2026 yang berpengalaman sebagai Graphic Designer, Content Creator, Social Media Specialist, dan Photographer. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada teknik menyusun identitas visual produk, membuat konten promosi yang menarik, serta memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran yang efektif. Berbagai contoh sederhana menggunakan produk lokal, seperti briket hasil buatan kesembilan mahasiswa KKN yakni Rian, Gumang, Alta, Deswita, Erma, Luna, Noli, Aura, dan Lisha juga diberikan agar pelaku UMKM dapat langsung menerapkan strategi tersebut sesuai dengan karakter usahanya masing-masing.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram berupaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Korleko Selatan dalam membangun branding dan memanfaatkan pemasaran digital. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya saing usaha. Program ini juga menjadi wujud komitmen mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram dalam memberdayakan masyarakat melalui kolaborasi dengan alumni, pemerintah desa, dan pelaku UMKM guna mendorong lahirnya usaha lokal yang lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.(red)

