LEPAS : PT. PLN Nusantara Power UP Sambelia bersama Pokja Wisata Bahari, melakukan 80 Tukik Penyu di Pantai Gili Kondo.(Ist)

LOTIM – Semangat kemerdekaan dikobarkan hingga ke dasar laut. Kolaborasi Pokja Wisata Bahari, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (NP UP) Sambelia, melalui festival “Gila Merdeka” sukses melakukan pelepasan 80 Tukik Penyu, parade bendera di bawah laut, parade perahu wisata dan lomba memasak, di Pantai Gili Lampu Desa Padak Guar Kecamatan Sambelia Lombok Timur, belum lama ini.

Kegiatan dihadiri perwakilan Polairud, Basarnas, jajaran Pemerintah Desa, pelaku UMKM, pemandu pariwisata, serta para wisatawan. Festival “Gila Merdeka” menjadi ruang perayaan kemerdekaan yang berbeda dan sarat makna. Berbagai kegiatan unik digelar, untuk menarik minat wisatawan sekaligus meningkatkan kunjungan pariwisata di kawasan timur Pulau Lombok.

Ketua Pokja Wisata Bahari, Herman, mengatakan, festival ini merupakan inisiatif bersama untuk menggerakkan ekonomi dan pariwisata bahari. Pada Festival Gila Merdeka ini, melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pemandu pariwisata, dan lainnya.

“Kami dari Pokja Wisata Bahari, sangat menginginkan adanya kegiatan ini. Selain itu Festival Gila Merdeka ini, juga menarik minat wisatawan dan meningkatkan kunjungan pariwisata,” ujar Herman.

Lanjutnya, festival Gila Merdeka dikemas dengan nuansa bahari yang atraktif. Kolaborasi ini tidak lepas dari dukungan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Sambelia, sebagai mitra utama.

“Terima kasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan, sehingga Festival Gila Merdeka ini dapat terlaksana. Kedepannya kami berharap tetap mendapat support dari PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Sambelia,” Ucap Herman.

Sementara itu, mewakili PT. PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Sambelia, Gunadi Febry Sandy, menegaskan, keterlibatan perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga lingkungan, sekaligus mendukung perekonomian masyarakat pesisir.

“Pelepasan tukik ini bukan sekadar simbol atau seremonial, namun sebagai wujud langkah nyata PT PLN Nusantara Power, menyelamatkan dan melestarikan masa depan ekosistem laut kita,” tegas Gunadi.

Festival ini ungkap Gunasdi, menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikemas kreatif, produktif, dan berkelanjutan. Dengan semangat Idonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, PLN Nusantara Power UP Sambelia, berkomitmen untuk terus “Go Beyond Power”, tidak hanya dalam penyediaan energi, tetapi juga dalam memberdayakan masyarakat dan menjaga kelestarian alam.

“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan Gili Lampu dan wilayah Sambelia dapat semakin dikenal, sebagai destinasi wisata bahari unggulan yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Sambelia Merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 (2×50 MW) yang berlokasi di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Kehadiran PLTU Lombok FTP-2 diharapkan dapat menambah pasokan listrik pada sistem kelistrikan lombok setelah siap beroperasi nantinya. (fa’i/r3)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *