LOBAR—Warga empat desa sekitar lingkar Bendungan Meninting, Lombok Barat (Lobar), menerima bantuan paket sembako dari Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Bantuan diserahkan pascaperesmian lima bendungan Indonesia yang dilakukan Presiden di Bendungan Meninting, Jumat (10/7) lalu.
Empat desa itu adalah Desa Bukit Tinggi dan Pelimbung, Kecamatan Gunungsari, serta Desa Gegerung dan Dasan Geria, Kecamatan Lingsar. Kades Bukit Tinggi, Ahmad Muttakin, mengaku bahwa warga desanya menerima bantuan sekitar 1.070 paket sesuai jumlah KK warganya.
“Bantuan ini bentuk sumbangsih (oleh-oleh) Pak Presiden kepada warga yang biasa dilakukan setiap kunjungan kerja,” ujarnya, Senin (13/7).
Paket bantuan itu berisi tujuh jenis, berupa beras 2,5 kilogram, mentega, susu, kopi, teh, gula, dan ikan kaleng. Namun, ia mengungkapkan paket bantuan ini berbeda-beda di setiap desa, karena di desa lain diberikan minyak.
Bantuan ini tentu membantu warganya dalam kondisi ekonomi sulit saat ini. Pemberian bantuan ini disampaikan ke Sekretariat Negara jauh-jauh hari sebelum Presiden turun ke desa itu.
“Alhamdulillah sembako ini oleh-olehnya,” imbuhnya.
Terpenting adalah hadiah dari Presiden dengan kepastian rencana pembangunan bypass Lembar – Kayangan yang segera direalisasikan. Karena seperti pengakuan Presiden, masih banyak utang ke warga NTB karena dalam tiga kali Pilpres, Presiden tetap menang di NTB. Khusus di desanya sendiri, beberapa hal yang perlu dimaksimalkan adalah pengelolaan pariwisata, fasilitas, dan infrastruktur pendukung lainnya. Hal senada disampaikan Kades Gegerung, Harun. Ia mengatakan desanya menerima bantuan sembako dari Presiden sebanyak 2.500 paket. Di mana setiap kantong berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 botol (1 liter). Penyaluran pun telah dilakukan pihaknya pada Senin pagi di kantor desa setempat.
“Jadi, sehari sebelum kunjungan Presiden ke Bukit Tinggi, kita ditelepon untuk dimintai data jumlah KK warganya,” pungkasnya. (win)
