MATARAM – Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB, Sudirsah Sujanto menegaskan Pemerintah Provinsi NTB saat ini serius menangani persoalan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan yang selama ini menjadi sorotan publik.
Menurutnya, setelah Dinas PUPR memiliki kepala dinas definitif, fokus pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur semakin terlihat nyata. Ia menyebut Gubernur NTB memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jalan rusak di berbagai daerah.
“Pak Gubernur sangat fokus menangani infrastruktur, terutama jalan. Buktinya sekarang beliau membentuk Tim Reaksi Cepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembentukan Tim Reaksi Cepat dilakukan untuk mempercepat penanganan jalan berlubang dan berbagai keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan. Tim tersebut disebut bergerak cepat begitu ada laporan kerusakan dari masyarakat.
“Begitu ada keluhan masyarakat, langsung Tim Reaksi Cepat bergerak memperbaiki secara cepat,” katanya.
Sudirsah mengakui, perbaikan infrastruktur jalan secara menyeluruh memang membutuhkan anggaran besar. Karena itu, pemerintah melakukan penanganan secara bertahap dengan memprioritaskan ruas-ruas jalan yang dianggap paling mendesak.
Ia mencontohkan sejumlah ruas jalan di Sumbawa seperti Jalan Kodotano dan Nenang yang kini mulai menjadi perhatian pemerintah daerah. Selain itu, ruas Penujak–Montong Ajan di kawasan selatan Lombok juga disebut menjadi salah satu prioritas penanganan.
“Beliau melihat mana yang menjadi prioritas dulu. Tidak semuanya bisa sekaligus, tapi pasti akan diperbaiki bertahap,” jelasnya.
Terkait pembiayaan pembangunan, Sudirsah menegaskan Gubernur NTB tetap berkomitmen membangun tanpa utang. Menurutnya, selama kondisi fiskal daerah masih dalam keadaan baik, pembangunan infrastruktur akan tetap berjalan melalui kemampuan anggaran yang tersedia.
“Pak Gubernur berkomitmen membangun tanpa hutang. Selama kemampuan fiskal kita baik, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas,” katanya.
Ia memastikan pemerintah daerah bersama DPRD terus melakukan koordinasi agar program perbaikan jalan bisa berjalan maksimal dan menjangkau seluruh wilayah NTB secara bertahap.
“Memang ini soal waktu. Tapi saya lihat beliau fokus dan pasti akan diselesaikan pelan-pelan,” pungkasnya. (jho)