MATARAM – Kemiskinan masih menjadi fokus perhatian Pemprov NTB. Perkembangan penanggulangan kemiskinan tahun 2025 menjadi evaluasi serius untuk melakukan pembenahan kemiskinan di tahun 2026 ini.
Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti memimpin rapat evaluasi program Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 sekaligus penajaman program penanggulangan kemiskinan Tahun 2026 bersama berbagai NGO dan lembaga mitra pembangunan.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi multipihak dalam upaya percepatan penurunan angka kemiskinan di Provinsi NTB,” tegas Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti di Mataram Kamis (12/03).
Baiq Nelly menyampaikan tingkat kemiskinan di NTB terus menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, masih terdapat sejumlah wilayah yang memerlukan perhatian lebih agar upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.
Melalui program Desa Berdaya Transformatif, Pemerintah Provinsi NTB mendorong pendekatan pemberdayaan berbasis potensi desa, penguatan modal sosial masyarakat, serta peningkatan ketahanan pangan sebagai langkah strategis untuk mengurangi kemiskinan secara berkelanjutan.
Kolaborasi bersama lebih dari 160 mitra pembangunan diharapkan dapat memperkuat intervensi program pada desa-desa prioritas, sehingga upaya penanggulangan kemiskinan di NTB semakin terarah, terintegrasi, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (jho)
