81 TKI NTB Langsung Dikarantina di Asrama Haji

F TKI 1

IST/RADAR MANDALIKA PEMERIKSAAN: Aparat keamanan saat melakukan pemeriksaan kepada para TKI asal NTB yang baru tiba di Bandara Lombok, Sabtu kemarin.

PRAYA-Gelombang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTB yang pulang kampung cukup besar. Sabtu kemarin, sebanyak 81 TKI/TKW NTB tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL). Para TKI ini pulang karena habis masa kontrak kerja di Malaysia.    

Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi NTB, Hj Wismaningsih mengatakan, sekarang tidak ada lagi pemberangkatan menjadi TKI ke luar negeri. “Kalau yang pulang 81 orang ini dari Kualalumpur menunggunakan Air Asia. Mereka pulang bukan karena covid-19,” tegasnya kepada media di bandara.

 Wismaningsih menegaskan, asal terbanyak TKI yang pulang ini belum bisa dibeberkan. Namun sementara data dari Lombok Timur dan sekarang masih proses pendataan. Dijelaskannya, sesuai surat edaran Satgas Pusat, bagi pendatang dari luar negeri wajib dikarantina 5 hari. Sementara pemprov telah menyiapkan Asrama Haji sebagai tempat karantina.

 “Di sana pemeriksana keshatan, tidak bisa pulang langsung. Sesui pemberitahuan menteri juga,” bebernya.

Sementara itu, 81 Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI/TKW asal NTB tiba di bandara dengan dikawal ketat pihak kepolisian ke lokasi karantina.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, para pekerja migran itu dibawa menuju tempat karantina yang sudah disiapkan oleh Gugus Tugas Covid-19 provinsi NTB.

“Tiba di bandara kita lakukan pengamanan, kemudian mereka kita kawal ketat sampai ke tempat karantina yang telah ditentukan,” kata kapolres.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. melalui siaran persnya menyampaikan, suksesnya pengawalan tersebut tak lepas dari kesadaran para pekerja migran dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Alhamdulillah, saudara-saudara kita para pekerja migran yang tiba di Bandara Lombok sekitar pukul 12.45 Wita, tidak ada yang menyepelekan prokes Covid-19 dan mereka dengan tertib serta disiplin, menjalankan semua SOP (Standar Operasional Prosedur, red) yang telah ditetapkan,” katanya.

Kabid Humas Polda mengatakan, berkat kerjasama segenap elemen yang terlibat dalam proses penyambutan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di bandara, termasuk pendekatan humanis yang dilakukan terhadap keluarga atau penjemput para PMI.

“Keluarga para PMI yang melakukan penjemputan juga diberikan pemahaman, terkait SOP prokes yang harus dilalui atau dijalankan. Dimana apa yang dilakukan pemerintah daerah bersama TNI-Polri, sebagai upaya keselamatan dalam menekan kurva masyarakat terpapar Covid-19,” jelasnya.

Dikatakan, sesuai jadwal penerbangan rombongan pekerja migran asal NTB yang sebelumnya diinformasikan berjumlah 180 orang, setibanya di BIL pukul 12.45 Wita diketahui berjumlah 131, diterbangkan menggunakan pesawat Air Asia dari Singapore Airport dengan nomor penerbangan QZ 462.

“Yang tiba hari ini hanya 81 pekerja migran. Sesuai informasi dari Kepala Disnaker Provinsi NTB bahwa pada hari Kamis pekan depan, akan ada pekerja migran lainnya yang akan datang, namun terkait jumlah belum bisa dipastikan,” ujar Kombes Artanto.

“Jadi, dengan menerapkan prokes Covid-19, pukul 13.10 Wita para pekerja migran berangkat dari BIL menuju Asrama Haji menggunakan 10 bus Damri, yang telah disiapkan Dinas Perhubungan NTB,” tambahnya.(rif/r1)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pendaki Gunung Rinjani Meninggal

Read Next

Dewan Dapil Pujut-Pratim Minta Program Dievaluasi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *