Rutan Praya Tolak Tahanan Baru

f rutan

JAYADI/RADAR MANDALIKA TAHANAN: Terlihat napi di Rutan Kelas II B Praya saat sedang dibagikan masker, belum lama ini.

PRAYA— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya, Lombok Tengah (Loteng) tidak menerima tahanan baru selama pandemi Covid-19 ini.  Kebijakan itu diambil guna mengantisipasi dan mencegah masuknya virus berbahaya tersebut ke dalam Rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Praya Loteng, Jumasih membenarkan, bahwa pihaknya pada massa pandemi ini  tidak menerima tahanan baru untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 masuk ke dalam Rutan. Terkecuali bagi tahanan yang status hukumnya telah inkracht. Maksudnya, sudah berkekuatan hukum tetap atau sudah tidak melakukan upaya hukum lagi.  Selain itu, tahanan yang akan masuk juga tentu harus dilengkapi hasil rapid tes yang menyatakan non-reaktif. 

“Ini merupakan upaya atau langkah kita untuk melakukan pencegahan pada penyebaran Virus Corona terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) di rutan,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah tidak menerima titipan tahanan baru ini berdasarkan Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-20.PR.01.01 Tahun 2020 tentang langkah progresif dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

 “Selama kebijakan tidak menerima tahanan baru ini belum dicabut, untuk sementara para tahanan baru akan dititipkan di Polres atau Polsek,” jelasnya.

Ia mengaku, untuk mengatisipasi penyebaran Covid-19 ini, beberapa upaya sudah dilakukan oleh Rutan.  Salah satunya melakukan penghentian kunjungan bagi keluarga warga binaan maupun menghentikan kegiatan-kegiatan berkumpul bagi narapidana yang ada di dalam.

 “Sebagai solusi untuk menggantikan kujungan adalah kami membuka kunjungan secara online melalui video call Whatsapp,” kata dia.

Selain itu, pegawai Rutan tidak lepas dari perhatian dalam pencegahan penyebaran Covid-19,karena mereka lebih sering keluar-masuk Rutan.

“Kami juga menerepakan SOP bagi pegawai yang akan masuk ke Rutan. Misalnya menyediakan tempat cuci tangan di depan Rutan maupun mengecek suhu badan pegawai,” jelasnya.

Ditambahkan, pihaknya harapkan semua narapidana yang ada di Rutan tetap dalam kondisi baik dan sehat selalu.

 “Jumlah narapidana yang ada di dalam Rutan saat ini sebanyak 227 orang,” ucapnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kasus Dugaan Korupsi Bibit Kedelai 12 M Jalan Terus

Read Next

Pesta Sabu, Dua Pria dan Tiga Wanita Diringkus

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *