LOTIM – Sebanyak 500 orang pembalap dari NTB, Bali, Jawa dan Jakarta mengadu taktik dan mekanik di Patuh Karya Drag Bike. Balapan berlangsung di sirkuit Pantai Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur (Lotim), Minggu (9/7/2023). Semua joki drag bike ini bertarung di 23 kelas yang dipertandingkan. Hasil akhirnya, Club Risa Motor Ademio Reacing keluar sebagai juara umum.

Terdapat 23 kelas yang dipertandingkan. Antara lain, Bebek Tune up 4L sampai dengan 200 cc open (Point), FU Porting 4L sampai dengan 155 cc lokal Bali NTB NTT, Bebek 4Tak sampai dengan 200 cc mesin horizontal open, Matic Tune Up sampai dengan 200 cc open (point), Bebek 2L tune up sampai dengan 116 cc open, campuran Bebek/sport TU 2 langkah sampai dengan 140 cc non bult up open, Bebek 4 Langkah TU sampai 200 cc lokal Bali NTB, Bebek 4 Langkah TU Rangka Standar  sampai 300 cc open, Sport 2L 155 cc rangka Std open (point), Sport 2L 155 cc rangka Std lokal Bali NTB dan NTT, Sport 2L 155 cc rangka Std lokal NTB, Matic TU sampai 200 cc lokal NTB.

Selain itu, kelas Bracket 8 detik, Bracket 9 detik, Beacket 9 detik (khusus joki perempuan), Bracket 10 detik, Kawasaki Ninja touring rangka standar sampai 155 cc open, Yamah F1ZR tauring rangka standar sampai 116 cc open, Matic 200 cc rangka Std open, FFA campuran sampai 300 cc open, Matic TU sampai 200 cc khusus wanita open, Matic rangka standar TU sampai 200 cc Lokal Lotim an exhibiton Herex Touring rangka standar sampai 300 cc lokal Bali NTB dan NTT.

Bupati Lotim melalui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lotim, Iswan Rakhmadi, saat menutup Patuh Karya Drag Bike mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah mensukseskan drag bike ini. Menurutnya, modal berupa sirkuit lokasi balapan sudah sangat kuat. Bahkan terbaik menurut peserta kejuaraan, sebab lokasinya langsung di pinggir pantai Suryawangi yang tidak ditemukan di tempat lain.

Tugas sekarang bagaimana mengelola tempat ini sebaik baiknya, memberikan kenyamanan untuk masyarakat. Dan yang membahagiakan, tim yang berasal dari luar Lotim, menginap di sekitar lokasi balapan. “Bisa kita bayangkan, semakin lama event ini tentu akan semakin banyak pula perputaran uang. Mari kita terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena ini semua guna menekan balap liar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lotim, H Maidy mengatakan, Patuh Karya Drag Bike ini terlaksana berkat kerjasama Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, Kapolres Lotim, Dandim 1615 dan pihak terkait lainnya. “Kerjasama ini sangat luar biasa,” pujinya.

Dijelaskan Pengcab IMI Lotim, event bergengsi ini membuka wadah dan membuka ruang mencari bibit atlet. Nantinya, atlet yang dihasilkan dari setiap event, akan dibina, diasah dan sebagainya. Sehingga atlet daerah ini bisa tampil di level yang lebih atas lagi. “Alhamdulillah menurut para peserta dari luar Lombok Timur, sirkuit atau lintasan yang kita gunakan ini sesuai standar dan sangat bagus,” ucapnya.

“Yang dari luar NTB banyak yang batal datang karena cuaca buruk di laut,” sambung Maidy.

Banyak efek positif dihasilkan dari Patuh Karya Drag Bike ini. Mulai dari mencegah balap liar, pemberdayaan masyarakat lokal, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), promosi pariwisata Labuhan Haji yang selama ini menjadi ikon Lotim dan sebagainya. “Mudahan kedepan daerah kita memiliki sirkuit permanen. Sebab lewat wadah ini yang didukung sirkuit, event seperti ini bisa terus berlanjut,” harapnya. (fa’i/r3)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 1574

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *