JAYADI/RADAR MANDALIKA H Mayuki

PRAYA— Pada Pilkada Loteng tahun ini, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah sepakat menjalin koalisi dengan Partai Demokrat.

Dengan koalisi PPP-Demokrat itu, tentu sudah cukup untuk bisa mengantarkan satu tiket pasangan balon pada Pilkada nantinya.  Sebab, dari aturannya minimal 10 kursi sudah tercukupi. Dimana, PPP dan Demokrat sama-sama memiliki enam kursi di DPRD.

“Untuk koalisi partai sudah tidak ada masalah, kami sudah final dengan partai Demokrat,” Kata ketua DPC PPP Loteng, H Mayuki saat ditemui di kantor DPRD Loteng, Kamis (12/03).

Ia menyatakan, meski koalisi sudah tidak ada masalah, namun yang menjadi persoalan sekarang telah terjadi perubahan pasangan calon wakil yang diusulkan Ahmad Ziadi (AHZ). Dimana, awalnya AHZ mengusulkan nama HL Normal Suzana sebagai wakil. Namun di tengah jalan, AHZ kembali mengusulkan nama lain yakni L Aswatara. Di satu sisi, nama pasangan AHZ dan HL Normal Suzana sudah masuk di DPP.

“Ini yang sekarang sedang kita proses terhadap pergantian nama wakil yang diusulkan oleh AHZ itu,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya tentu tidak serta merta melakukan pergantian nama wakil yang diusulkan sebelumnya tersebut. Karena, PPP punya juklak juknis dan PO. Dimana ada poin yang mengatur, apabila balon yang sudah terlanjur diusulkan lalu di tengah jalan terjadi perubahan, maka harus dilakukan proses panjang untuk pergantian nama yang akan kembali diusulkan.

“Kami saat ini menunggu petunjuk dari DPP, seperti apa langkah selanjutnya yang harus kita ambil,” terangnya.

Ia mengaku, pihaknya memang sudah menerima usulan nama L Aswatara yang yang akan menjadi pasangan AHZ itu. Untuk mengusulkan nama L Aswtara ini, pihaknya terlebih dahulu harus selesaikan proses tahapan pencabutan nama HL Normal Suzana.

“Kita sedang mengurus perubahan nama itu sekarang. Mudahan saja tidak ada yang berganti lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Demokrat Loteng, Asrorul Hadi mengatakan, AHZ-L Aswatara sudah final. Proses administarsi di tingkat DPC sudah selesai. Tinggal berkas keduanya kita antar ke DPD dan DPP.

“Paket ini sudah final,” tegasnya.

Informasi partai Demokrat akan berkoalisi dengan PPP, ia katakan sangat menyambut baik. Tapi, untuk diketahui partai Demokrat juga masih terbuka bagi partai lain untuk berkoalisi.

“Kami sangat menyambut baik berkoalisi dengan PPP. Kami juga selalu terbuka terhadap partai lain untuk bersama-sama menjalin koalisi,” pungkasnya. (jay)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *