LOBAR—Polres Lombok Barat (Lobar) membuka pelayanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik. Bentuk pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat untuk memberikan rasa aman kepada para pemudik. Serta mengantisipasi kerawanan pencurian kendaraan bermotor di rumah-rumah yang ditinggalkan kosong oleh pemiliknya.
Kapolres Lobar, AKBP Yasmara Harahap mengaku sudah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pelayanan penitipan kendaraan ini. Baik di Markas Komando (Mako) Polres maupun seluruh Polsek wilayah hukum polres Lobar.
Sehingga masyarakat yang mudik tenang meninggalkan kendaraannya di kantor polisi. “Kita siapkan di seluruh kantor kepolisian yang ada di Lombok Barat, baik itu di Polres maupun di Polsek-Polsek,” ujar AKBP Yasmara Selepas Apel siaga pengamanan Nyepi dan hari raya idul Fitri, Kamis (12/3).
Menurutnya personel yang bertugas secara bergantian akan tetap menjaga kendaraan masyarakat yang dititip.
“Karena kita memang sistemnya anggota kita selalu standby, ada yang piket yang menjaga, sehingga nanti pada saat penitipan kendaraan bisa melalui personel-personel yang ditunjuk di kantor-kantor kepolisian,” tambahnya.
Selain fokus pada keamanan kendaraan, Polres Lobar juga Menyiapkan kantor polisi sebagai rest area untuk pemudik. Pihaknya memperhatikan faktor kelelahan fisik para pemudik. Terlebih Lobar jalur perlintasan bagi masyarakat yang datang dari arah Bali maupun Jawa, sehingga tempat istirahat atau rest area menjadi sangat krusial.
AKBP Yasmara mengimbau masyarakat, khususnya yang menempuh perjalanan jauh, untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah.
“Silahkan, dalam kesempatan ini juga saya mengimbau kepada masyarakat, silakan apabila ada yang dalam perjalanan, mungkin dari Bali atau dari Jawa yang melintas di Kabupaten Lombok Barat, apabila ingin beristirahat silakan menggunakan atau memasuki kantor-kantor kepolisian,” ungkap AKBP Yasmara.
Yasmara menakanan pelayanan yang diberikan kepolisian tanpa pungutan biaya apa pun. Seluruh layanan, mulai dari penitipan kendaraan hingga penggunaan fasilitas istirahat, disediakan secara cuma-cuma sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di momen hari raya.
“Gratis, tidak ada dipungut biaya. Semuanya, seluruhnya,” tegas AKBP Yasmara.
Sementara itu, Polres Lobar menyiapkan 119 personil gabungan TNI, Polri, Dishub, BNPB, Satpol PP dan Damkar untuk pengamanan hari raya Nyepi dan hari raya Idul Fitri. Seperti ditahun tahun sebelumnya operasi ketuhan tahun ini tetap menyiapkan tiga pos, mulai dari posko pelayanan terpadu di Pelabuhan Lembar dan dua pos pengamanan yang berada di Giri Menang Squre (GMS) dan pusat oleh-oleh Sasaku Batulayar.
Khusus untuk pos terpadu Lembar, akan tetap buka 24 jam mengingat kapal yang menuju ke Bali, dan di Gili Mas menuju ke Jawa.
Sedangkan untuk pengamanan di suasana perayaan Nyepi di Lobar, Yasmara mengatakan pengamanan tetap dilakukan sebab biasanya dimulai dengan pawai ogoh-ogoh.
“Dan sudah kami siapkan rencana pengamanannya, dan setelah itu dilanjutkan dengan pengamanan nyepinya di beberapa titik,” ucapnya.
Pihaknya juga tetap melakukan pengamanan malam takbiran. Namun sejauh ini kepastian perayaan idulfitri masih menunggu sidang isbat. Sehingga dekatnya perayaan Nyepi maupun Idul Fitri akan tetap berjalan dengan baik mengedepankan toleransi antar umat beragama.
“Alhamdulillah toleransi beragama di Lombok Barat sangat baik, sehingga tidak ada gesekan-gesekan dalam menjalan ibadah nyepi dan idulfitri,” pungkasnya.(win)
