Pernah ke Gowa, HT Anggota Dewan Kota Mataram Positif Korona

ilustrasi virus korona

ilustrasi

MATARAM – Seorang Anggota DPRD Kota Mataram terkonfirmasi positif terjangkit virus korona atau Covid-19. Pasien diketahui laki-laki inisial HT, 52 tahun, warga Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Yang bersangkutan disebut saat ini sedang tidak ada di alamat (kediaman). Juga saat ini tidak ada keterangan sedang dirawat di rumah sakit yang ada di Kota Mataram maupun di NTB. Tidak seperti pasien positif Covid-19 lainnya.

Satatus HT yang positif covid-19 disampaikan oleh Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh, melalui rilis resmi yang diterima media ini, Senin (27/04) malam. Diketahui bahwa HT memiliki riwayat kunjungan ke daerah pandemi Covid-19, yakni ke Gowa, Sulawesi Selatan. Setelah dilakukan uji swab di RS Unram, hasilnya positif Covid-19.

“Riwayat kontak dengan orang yang pasien positif Covid-19 tidak pernah. Saat ini pasien sedang tidak ada di alamat tersebut,” terang Ahyar melalui rilis.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, dr H L Herman Mahaputra, menuturkan bahwa HT saat ini sedang berada di Bali. Sehingga, yang bersangkutan belum menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Mataram. “Ya di Bali sekarang (malam ini, Red),” sebut dia lewat pesan WhatsApp (WA).

Selain HT, dalam waktu bersamaan, Pemkot Mataram juga merilis atau mengkonfirmasi 2 orang lainnya dinyatakan positif Covid-19. Masing-masing laki-laki inisial RS, 31 tahun, warga Kelurahan Dayan Pekan, Kecamatan Ampenan, dan peremluan inisial M, 32 tahun, warga Kelurahan Dayan Pekan, Kecamatan Ampenan.

Baik RS dan M disebut tidak melakukan kunjungan ke daerah terjangkit Covid-19. Namun keduanya memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19 (tramsmisi lokal). Saat ini RS dan M sedang menjalani perawatan di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, dalam kondisi baik.

“Dengan tambahan pasien tersebut, maka jumlah pasien positif Covid-19 Kota Mataram sebanyak 74 pasien dengan rincian: 60 pasien masih dalam perawatan, 12 pasien sembuh, dan 2 pasien meninggal,” jelas Ahyar.

Pemkot Mataram tetap menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk aktif memutus penyebaran Covid-19 dengan menerapkan social distancing, physical distancing. Juga hindari keramaian, kurangi aktifitas di luar rumah, wajib menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, tetap menggunakan hand sanitizer, dan melakukan pola hidup sehat.

“Pemerintah Kota Mataram juga menyediakan layanan call center penanganan Covid-19 di momor 119/112/081 914 618 063,” sebut Ahyar. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Harga Jagung Anjlok, Petani Merugi

Read Next

Gubernur Terima Arahan Presiden Melalui Telekonferensi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *