banner 300x600

Mobil Carry Nyaris Tabrak Peserta Tour de France di Bypass

  • Bagikan
F sepeda senggol
FOTO DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA MENEGANGKAN: Seorang peserta tour de france saat kembali melanjutkan perjalanan di jalur bypass Dusun Tonjer Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Minggu pagi.

PRAYA – Pengendara mobil carry bak tertutup nyaris menabrak peserta tour de france di jalur bypass simpang dua tepatnya di Dusun Tonjer Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Minggu sekitar pukul 07.25 Wita. Beruntungnya peserta sepeda balap bertarap internasional ini berhasil ngerem mendadak.

Wartawan Radar Mandalika yang berada di lokasi melihat secara langsung kejadian ini. Belum diketahui identitas pembalap sepeda itu sampai berita ini diturunkan.

banner 300x600

Dari pantauan di lokasi, mobil carry ini datang bersamaan dengan peserta tour de france dari arah timur ke barat. Mobil carry dengan kondisi lampu letting tidak hidup tiba-tiba memotong arah dan hendak keluar dari jalur bypass dengan mengikuti rute tour de france. Petugas yang ada di simpang dua itu ikut terkejut.

“Untuk pak itu ngerem tadi,” singkat petugas yang tidak mau menyebutkan identitasnya di lokasi.

 

Sementara, pukul 06.00 Wita telah dilepas sebanyak 1.300 peserta tour de france. Lokasi start di sekitar Masjid Nurul Bilad, Kuta Mandalika.  Sebelumnya, Direktur L’etape Indonesia by tour de france, Zazky Badarudin menerangkan kegiatan tersebut pertama kali digelar di Indonesia dan memilih mandalika sebagai lokasi event. Balap sepeda taraf internasional ini sendiri terdiri dari dua kategori, the race dengan jarak 125 Km dan the ride dengan jarak 80 Km.

“Kita memilih Lombok karena tempatnya komplit dan indah, kita temukan tikungan, tanjakan juga alam yang sangat cantik,” bebernya di Kuta, Sabtu tadi.

Sebelum memilih Mandalika, L’etape telah melakukan fre road di beberapa kota di indonesia, seperti di Bali, Jogja, dan juga Jakarta. Semua upaya tersebut ungkapnya sebagai langkah untuk memperkenalkan Lombok dengan segala keindahannya.

“Kalaupun ada seri nantinya kita akan tetap adakan di Lombok, karena ini benar- benar cantik,” sanjungnya.

Kegiatan ini sendiri akan diikuti oleh peserta manca negara, namun karena situasi pandemi keikutsertaan mereka cukup dibatasi. Diperkirakan sebanyak 47 warga negara asing (WNA) akan ikut memeriahkan even tersebut mulai dari negara Thailan, Singapura, Pilipina, Australia, Italia, New Zeland, dan juga Portugal.

Ada pun rute yang akan di tempuh para peserta yakni, mulai start dari Masjid Nurul Bilad, kemudian masuk sirkuit, kemudian bypass, kemudian menuju Torok Aik Belek, masuk bypass kantor Bupati Loteng, kemudian bypass Kuta, dan finish di Masjid Nirul Bilad.

Untuk mengantisifasi kebutuhan medis para peserta, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa pos medis dan juga hotline. Sehingga nantinya para peserta bisa menelpon nomor tersebut jika terjadi sesuatu.

“Kita ada nomor yang akan dihubungi jika terjadi kecelakaan atau sebagainya,” jelasnya.

Ditambahkannya, para peserta lomba jelasnya akan memperebutkan gelar king of mountain (KOM) dengan polka dot jersey, jersey hijau untuk jawara sprint. Adapun peserta pemenang lomba yang mampu finis secara umum akan diganjar jersey kuning, dan jersey putih untuk pemenang youth category.

 

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah HL. Pathul Bahri mengaperesiasi sekaligus berterimakasih telah memilih Lombok Tengah sebagai lokasi kegiatan tersebut. Diakuinya kegiatan tersebut sangat memiliki peran penting untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Bupati mendorong even- even skala nasional dan internasional tetap ada di KEK Mandalika, sehingga roda ekonomi masyarakat bisa semakin maju.

“Dengan kegiatan ini ekonomi masyarakat bisa tumbuh, tamu butuh hotel, makanan, oleh- oleh dan lainnya,” kata Pathul.

Di sisilain, dukungan infarstruktur sangat dibutuhkan dan saat ini rute yang telah ditentukan tersebut dalam kondisi baik, sehingga diharapkan membuat peserta nyaman melaluinya.

“Wajib jalannya harus bagus, infrastruktur jalan jadi perhatian utama,” pungkasnya. (ndi/red)

 

 

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *