MATARAM – Kanwil Kemenkumham NTB menggelar Upacara Peringatan ke-74 Hari Bhakti Imigrasi di lapangan kantor setempat, Jumat (26/1). Bertindak selaku Inspektur Upacara Kakanwil Kemenkumham NTB, Parlindungan.

Tahun ini peringatan Hari Bhakti Imigrasi mengusung tema Transformasi Peran Keimigrasian Melalui Strategi Digitalisasi.

Upacara puncak Hari Bhakti Imigrasi ini diikuti Pimpinan Tinggi Pratama, jajaran pegawai Kanwil Kemenkumham NTB, perwakilan UPT di bawah naungan Kanwil Kemenkumham NTB, serta tamu undangan dari stakeholder di Provinsi NTB.

Menkumham Yasonna H. Laoly dalam sambutan tertulis yang dibacakan Parlindungan mengatakan, Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki peranan penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional Indonesia yakni memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan.

Hal tersebut, kata Yasonna, sejalan dengan fungsi keimigrasian sebagai fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat. Pengembangan inovasi dan implementasi kebijakan diharapkan mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Berbagai inovasi dan penyederhanaan layanan yang adaptif dan peningkatan kualitas layanan keimigrasian terus dilakukan. Penyederhanaan dalam proses pemeriksaan keimigrasian diwujudkan dalam fasilitas perangkat autogate di beberapa lokasi. Ini merupakan jawaban dari kebutuhan percepatan layanan keimigrasian yang tentu saja tanpa mengabaikan aspek pengamanannya,” ujar Yasonna.

Yasonna menjelaskan, inovasi produk layanan keimigrasian terus dilakakukan. Dalam waktu dekat akan diimplementasikan Golden Visa. Penerapan kebijakan Golden Visa diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi asing masuk ke Indonesia. Disamping Golden Visa, ke depan akan dirumuskan turunan kebijakan izin tinggal keimigrasian seperti kemudahan proses alih status dalam rangka menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menggairahkan para investor asing.

“Apabila penegakan hukum dan pelayanan sudah baik, maka keamanan negara pasti terjamin dan investasi akan mengalir ke Indonesia. Dengan adanya aliran investasi yang semakin deras maka berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Yasonna.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Yasonna memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Investasi dalam pelatihan dan pengembangan tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menciptakan loyalitas dan motivasi yang tinggi. SDM yang terampil dan berkomitmen adalah aset terbesar organisasi.

“Oleh karena itu, pendidikan dan pelatihan berbasis teknologi menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa kita memiliki SDM yang dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan global. Program-program pelatihan dan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan di bidang keimigrasian tidak hanya akan mencetak SDM yang cerdas secara akademis, tetapi juga bertanggung jawab, etis, dan berintegritas,” terang Yasonna.

Usai upacara dilakukan syukuran dan pemotongan tumpeng. Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan oleh Kanwil Kemenkumham NTB dalam menyemarakkan Hari Bhakti Imigrasi. Dari bakti sosial, paspor simpatik, hingga donor darah telah dilaksanakan dalam dua pekan terakhir. Kegiatan tersebut diharapkan memberi kemudahan dan bermanfaat untuk masyarakat. (**)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 103

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *