MATARAM-Pihak kepolisian dari Mapolda NTB melalui Satgas Pangan, Senin 23 Maret 2020 melakukan monitoring perkembangan harga serta ketersediaan stok kebutuhan bahan pokok (sembako).
Monitoring sembako dilaksanakan di pasar modern dan pasar tradisional di Kota Mataram. Hasilnya, secara umum harga dan stock bahan kebutuhan pokok diklaim relatif stabil dalam batas normal.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, stok bahan kebutuhan pokok cukup untuk 2 bulan ke depan. Kecuali beras stock cukup untuk 14 bulan ke depan.
“Sedangkan untuk stock gula pasir juga masih cukup aman,” klaimnya sesuai rilis diterima radarmandalika.id, kemarin.
Katanya, ketersediaan barang dan harga masih stabil walaupun ada kenaikan harga namun masih dalam tarap yang wajar.
Kenaikan juga mulai terjadi pada harga cabe merah, cabe rawit dan bawang merah serta bawang putih namun kenaikannya masih dalam batas kewajaran.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar jangan panik dengan memborong sembako, karena pemerintah menjamin ketersediaan sembako dan kepada pedagang yang sengaja menimbun sembako dengan tujuan menjual kembali dengan harga tinggi. Kami Polri akan bertindak tegas dengan memproses secara hukum yang berlaku,” ancamnya.(r3)