Kantor Bupati Ditutup, Pegawai Kerja di Rumah

F Tutup

IST/RADARMANDALIKA.ID TUTUP: Seorang wartawan mengecek gembok pintu bagian umum Setda Loteng, Rabu kemarin.

PRAYA – Buntut dari meninggalnya seorang ASN Lombok Tengah warga Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat. Kantor bupati sementara waktu ditutup. Tidak ada lagi aktivitas di sana. termasuk Bupati H Moh. Suhaili FT sementara waktu tidak bisa ngantor.

Selain itu, lima orang ASN yang pernah kontak erat juga dinyatakan reaktif dan diisolasi.

Satuan Gugus Tugas Covid-19 Lombok Tengah, Murdi menyampaikan dimana pihaknya telah melakukan kontak tresing melibatkan dua unit satuan kerja yakni Puskeamas Praya dan Puskesmas Puyung untuk diambil kantong plasma darah dari ruang lingkup ruang kerja pasien tersekat dan intens.

Pelibatan dua tim unit kerja merupakan skema yang dilakukan  mengingat besarnya kontak trening yang dilakukan sampling dan pendalaman. “Dalam seminggu terakhir sekitar 111 orang melakukan sampel plasma darah dan ditemukan 5 orang reaktif,” ungkapnya.

Murdi menambahkan, hal tersebut terjadi mengingat menurutnya antibodi disebabkan virus namun belum bisa dipastikan virus korona atau lainnya, mengingat perlu dilakukan pengujian lanjut dan dilakukan  swab.

“Usia rata-rata 23 tahun sampai 51 tahun, dan mereka berada di satu lantai gedung perkantoran, mengingat memiliki hubungan erat satu minggu terakhir, ” bebernya.

“Swab akan dilakukan dalam waktu dekat oleh tim surfelen, maka akan dipantau terus di tempat tinggalnya karena masih dalam kategori orang dalam pengawasan (ODP), maka tim lah yang faham ketika ada gejala yang timbul dalam setiap perkembangannya,” tutupnya.

Tim surfelens, Edi Sahroji yang dikonfirmasi Radarmandalika.id membenarkan, dimana ada lima orang ASN yang reaktif dan sedang dilakukan isolasi. “Untuk sementara kita minta untuk melakukan isolasi mandiri dulu,” katanya via wa.

Informasi yang diterima media, kantor bupati belum diketahui kapan akan dibuka. Sementara pegawai akan bekerja dari rumah.(tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Debt Collectrok Ancam Ibu Hamil, Sekarang Dibui

Read Next

Lotim Kekurangan Penyuluh Lapangan Pertania

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *