DOK/RADAR MANDALIKA H Suardi


KLU–Kontestasi politik pada Pilbup 2020 ini sudah mulai ditabuh. Sebelumnya Djohan telah mendeklarasikan diri untuk menggandeng Dany Carter Febrianto. Najmul Akhyar pun digadang-gadang menggandeng Suardi yang kini menjabat Sekda Lombok Utara.

Perihal itu, Suardi memberi jawaban tegas. Jika memang dipastikan maju dan dipinang oleh bakal calon Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, maka ia siap untuk mengajukan pensiun dini. “Saya siap mundur dari jabatan ASN dalam waktu dekat, jika memang pasti maju dan dipinang H Najmul Akhyar,” ungkapnya.

“Itu kan harapan dan Insya Allah,” imbuh Suardi.

Suardi memang belum mengiyakan perihal dirinya akan maju di Pilbup, karena sejauh ini belum ada deklarasi resmi. Namun ia mengakui komunikasi sudah intensi dilakukan dengan pihak bakal calon Bupati Najmul Akhyar, termasuk dengan Najmul secara langsung. “Jika memang ditakdirkan, saya tentu tidak bisa menolak,” cetusnya.

“Karena bagi saya apapun yang kita lakukan ini adalah bagian dari pada ibadah kepada Allah. Sehingga kita nanti bermohon kepada Allah mana yang terbaik,” jelas dia.

Belakangan ini nama Suardi memang santer terdengar akan mendampingi H Najmul Akhyar, petahana Bupati Lombok Utara. Bahkan sejumlah sumber mengatakan, Suardi sudah final untuk mendampingi Najmul.

Namun hingga saat ini Suardi belum bisa memberikan pernyataan tegas. Hal ini dikarenakan dirinya masih dibatasi status sebagai ASN. Namun jika sudah fix dipilih, Suardi menegaskan siap untuk mundur dari jabatan ASN. Kemungkinan nantinya dia akan mengajukan pensiun lebih cepat dari seharusnya.

Sementara politisi PPP Narsudin menyatakan, pihaknya tidak mempersoalkan perihal kabar Najmul Akhyar bergandengan dengan Suardi. PPP memang sudah mendeklarasikan dukungan ke Najmul. Namun untuk pasangan diserahkan kepada pihak bakal calon Bupati Najmul Akhyar siapa yang dinilai tepat dan terbaik. “Dibutuhkan sosok politisi murni dan orang dari birokrasi asli guna mengelola kabupaten termuda di NTB ini. Kami sendiri sangat antusias menyambut dan akan bekerja keras guna memenangkan paket tersebut,” bebernya.

Narsudin selaku Ketua DPC PPP KLU ini menampik sejumlah kabar bahwa elektabilitas Najmul justru dibawah calon lain. Menurutnya, setiap partai maupun lembaga survey memiliki metode survey yang berbeda. Maka jika ada yang mengklaim bahwa calon yang diusung partainya justru elektabilitasnya lebih tinggi, ia tegas memasang badan. “Saya tidak mau survey abal-abal tunjukkan formatnya. Kita juga punya survey dan kita yakin survey itu di atas dan dalam waktu dekat kita akan publikasikan. Ingat, kami mendukung karena hasil survei bukan atas dasar mahar politik yang utama,” pungkasnya. (dhe/r3)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *