Haji Jempol Merasa Statusnya Digantung ?

f AA h jempol

IST/RADAR MANDALIKA Haji Jempol

PRAYA – Status Ketua Persatuan Guru Reublik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pujut, Haji Jempol di Polres Lombok Tengah (Loteng) digantung ?  

Pasalnya, sejak 10 November 2020 hingga sampai saat ini, status Jempol masih berstatus wajib lapor di Polres. Jempol menilai pihak kepolisian masih menggantung status hukumnya. Ia juga mengaku, sampai hari ini dirinya tidak tahu menahu kaitannya dengan sampai kapan status tahanan luar ini berlaku padanya.

 “Sampai saat ini saya masih wajib lapor ke Polres Loteng. Senin besok (hari ini, red) saya akan laporan lagi ke sana. Untuk berapa lamanya saya tidak tahu,” ungkapnya, Jumat pekan lalu.

Beberapa waktu lalu, dia diminta pihak kepolisian untuk wajib lapor dua kali seminggu, namun karena kepolisian menilai dia kooperatif maka pihak kepolisian memberikan pengurangan pelaporan yakni satu kali dalam seminggu.

Menurut dia, status hukumnya sampai saat ini tidak memiliki kejelasan dari pihak kepolisian. Dirinya mengaku, beberapa hari lalu ia diminta oleh penyidik untuk menunjukan surat keterangan pegawai negeri sipil (PNS) atau ASN. Terkait penggunaan berkas tersebut untuk apa dirinya tak sempat menanyakan.

“Kemarin saya ditelpon penyidik untuk memperlihatkan SK CPNS dan identitas PNS saya,” bebernya.

Sampai saat ini, Jempol masih bersabar dan tetap mengikuti arus kemana ia dibawa. Ia juga mengatakan, walaupun menggunakan kuasa hukum dari PGRI kemarin, namun pengawalan tersebut ia nilai tak ada artinya.

“Saya pakai kuasa hukum juga dek, tapi nga jelas orang itu,” sebut dia.

Jempol berjanji akan melawan pihak kepolisian jika sampai batas waktu yang belum dia tentukan status dirinya masih belum jelas. Pasalnya, dari pihak penyidik juga sampai saat ini tidak memberikan kejelasan terkait dengan perkembangan kasusnya tersebut.

 “Lihat saja nanti, kalau saya sudah naik pitam Bawaslu dan Kepolisian saya lawan balik,” ancamnya.

Sementara, sampai berita ini diturunkan Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP I Putu Agus Indra tak bisa dikonfirmasi. Dicari di ruang kerja Sabtu tidak ada. Dihubungi juga belum ada respons.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Komisi IV Imbau Orang Tua Tahan Diri

Read Next

Kuliah Umum untuk Alumni Teknik Kimia Universitas Teknologi Surabaya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *