KUNJUNGI: Gubernur NTB bersama istri saat membeli takjil di Pesona Ramadan “nganteh Bebuke” di Lobar, Kamis (26/2). (WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA) 

LOBAR – Pesona Ramadan bertajuk “Nganteh Bebuke” yang menjadi pusat perburuan takjil bagi masyarakat Lombok Barat (Lobar) di kawasan Giri Menang Park semakin diminati warga setempat. Bahkan Kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Muhammad Iqbal, bersama sang istri pada Kamis (26/2) menambah kemeriahan kegiatan yang dirancang untuk membangkitkan ekonomi lokal selama bulan suci ini.

Gubernur Iqbal tampak berbaur dengan warga, menyisir satu demi satu lapak pedagang yang menawarkan aneka kudapan tradisional hingga kreasi kuliner modern. Ditemani Wakil Bupati Lobar Hj Nurul Adha, Agenda “berburu takjil” ini bukan sekadar rutinitas pribadi, melainkan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Barat.

Gubernur H. Lalu Muhammad Iqbal memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas dan variasi produk yang dijajakan. Menurutnya, antusiasme pelaku UMKM mengikuti Pesona Ramadan ini menunjukkan sektor tata boga di Lobar memiliki potensi besar. Bahkan masih bisa terus berkembang melalui sentuhan kreativitas.

“ Ternyata semuanya menarik untuk dibeli. Ini keren banget, kreativitas masakan teman-teman UMKM banyak sekali jenisnya,” ujar Iqbal.

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan pasar takjil seperti “Nganteh Bebuke” memiliki dampak ganda. Di satu sisi, memfasilitasi kebutuhan konsumsi masyarakat saat Ramadan, di sisi lain menjadi panggung para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada khalayak yang lebih luas. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi kreatif di wilayah NTB.

Gubernur juga menyoroti pentingnya rotasi dan pemerataan kesempatan bagi seluruh pelaku usaha. Ia berharap ajang serupa pada tahun-tahun mendatang dapat merangkul lebih banyak peserta baru agar dampak ekonominya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Lombok Barat dan sekitarnya.

“Saya kira ini bagus sekali. Tahun depan mestinya akan lebih banyak lagi kesempatan yang diberikan kepada UMKM yang lain secara bergantian, sehingga lebih banyak yang dapat kesempatan untuk unjuk gigi (show off) jenis masakan yang mereka punya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Iqbal menekankan bahwa kunci utama dalam memenangkan pasar kuliner saat ini adalah keberanian untuk berinovasi tanpa meninggalkan cita rasa lokal. Ia melihat bahwa ide-ide segar yang ditampilkan para pedagang di Pesona Ramadan kali ini sudah berada di jalur yang tepat. Pemerintah Provinsi, menurutnya, akan terus berupaya memberikan dorongan agar kreativitas tersebut tidak berhenti di momen Ramadan saja.

“Intinya kreativitas mereka sudah oke, tinggal kita dorong lagi kedepannya agar semakin maju,” pungkas Gubernur.(win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *