Gubernur Janji Bangun SMK di Sekotong, Bupati: Mudahan Tidak PHP

  • Bagikan
F SMK
BERJALAN : Bupati Lobar H Fauzan Khalid jalan bersama dengan Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah, Wakil Bupati Lobar Hj Sumiatun selepas ground breaking hotel di Mekaki Sekotong, Rabu (13/7).

LOBAR – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah berjanji akan membangun SMK Pariwisata di Kecamatan Sekotong. Pernyataan itu dilontarkan orang nomor satu di NTB itu ketika ground breaking hotel di Mekaki, Rabu (13/7) lalu. Bahkan pernyataan itu disampaikan di hadapan bupati, wakil bupati dan investor.

Ia menilai keberadaan SMK di Kecamatan Sekotong sangat diperlukan untuk mempersiapkan SDM menghadap perkembangan pariwisata Sekotong.  Terlebih setelah masuknya investor yang akan mengembangkan Mekaki. “Saya yakin kedepan Mekaki tidak akan sepi lagi, pasti akan diikuti investor berikutnya,” kata Gubernur.

Ia meminta kepada pemerintah kabupaten maupun provinsi harus aktif membantu para investor. Bahkan kalau ada yang belum tuntas, pemerintah harus ikut membantu. “Kalau ada kendala usahakan bergerak untuk difasilitasi,” sarannya.

Menurutnya hal itu penting agar masyarakat Sekotong tidak menjadi penonton. Bahkan, Gubernur meminta kepada investor untuk memberikan porsi kepada penduduk setempat dan masyarakat Sekotong untuk bekerja di hotel yang nantinya akan dibangun.

“Begitu juga setelah hotel beroperasi, penduduk asli harus ikut, jangan jadi penonton,” katanya.

Tidak sakadar menjadi satpam atau tukang parkir. Namun harus bisa bekerja yang lebih tinggi lagi. Untuk mendukung ketersediaan SDM, Gubernur berjanji akan menyiapkan SMK Pariwisata di Kecamatan Sekotong. Tujuannya agar SMK Pariwisata di Kecamatan Sekotong bisa disiapkan untuk menghadapi kemajuan pariwisata Sekotong.

“Nanti kita siapkan SMK Pariwisata di Sekotong,” janji Gubernur.

Sementara itu Bupati Lobar, H Fauzan Khalid, memastikan akan mendukung apa yang dikatakan Gubernur terkait SMK Pariwisata di Sekotong. “Kita setuju dan pastinya kita dukung,” jawab Bupati.

Secara tidak langsung Bupati juga mengingatkan Gubernur untuk tidak PHP alias pemberi harapan palsu dengan berbagai rencana program yang akan dibangun di Lombok Barat (Lobar). Namun belum juga terealisasikan.

“Mudah-mudahan tidak PHP,” sindirnya. (win)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *