Dukung Penerapan Perda 7/2020, HARUM Luncurkan Gerakan “Mataram Bermasker”

WhatsApp Image 2020 09 19 at 7.15.18 PM

MATARAM BERMASKER: Juru Bicara Tim Pemenangan Pasangan HARUM, H Firad Pariska (kiri) bersama tim dari HARUM menunjukkan masker-masker yang siap dibagikan secara gratis ke masyarakat, Sabtu (19/9)

MATARAM—Pasangan calon (paslon) kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Kota Mataram ikut peduli untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sekaligus mendukung penerapan Perda Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular. Di mana salah satunya adalah kewajiban penggunaan masker.

Seperti ditunjukkan paslon bakal calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan bakal calon Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman (HARUM). Pasangan ini pun meluncurkan program “Mataram Bermasker”. Puluhan ribu masker disiapkan untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat secara gratis.

Juru Bicara Tim Pemenangan Pasangan HARUM, H Firad Pariska mengatakan, Mataram bermasker sebenarnya sudah lama berjalan. Masker gratis sudah dibagikan ke warga di pasar maupun pusat keramaian lainnya. “Di pasar kita bagikan masker untuk pedagang dan pengunjung,” kata Firad, Sabtu (19/9).

Kini, sebanyak 10 ribu masker sudah jadi dan siap disebar tim relawan maupun simpatisan HARUM. “Jumlah itu akan terus bertambah sesuai jumlah masker yang diproduksi teman-teman pelaku UKM,” imbuhnya.

Selain masker, kepedulian HARUM untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menggalakkan penerapan protocol kesehatan sudah dilakukan jauh-jauh hari dengan menempatkan beberapa sarana cuci tangan di tempat-tempat umum. Tujuannya agar warga lebih sadar menjaga kebersihan, sekaligus mencegah penyebaran corona. “Sebelumnya kita sudah bagikan face shield, dan hand sanitizer,” sebutnya.

“Bisa dibilang, HARUM sejak awal sudah memiliki komitmen untuk ikut menjadi bagian memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bukan hanya wacana tapi sudah diterapkan,” imbuhnya.

Menurutnya, hal utama dari konstetasi Pilkada ini bukan hanya mengejar kemenangan. Tapi juga ada nilai kemanusiaan dan kepedulian. “Pembagian masker ini adalah bagian dari hubungan kebersamaan dengan masyarakat yang belum bisa membeli atau belum memiliki masker,” jelasnya.

Nantinya, masker gratis akan dibagikan relawan dan simpatisan ke kelurahan hingga lingkungan. “Selain mensosialisasikan paslon, relawan juga mensosialisasikan gerakan ini. Karena HARUM telah berkomitmen melaksanakan Perda (7/2020), dan menggerakkan seluruh relawan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan gerakan Mataram Bermasker,” jelasnya.

Termasuk melibatkan para influencer yang memiliki kedekatan dengan kaum millenial. “Pembagian masker melibatkan semua pihak, dan akan terus kita lakukan hingga jelang penetapan paslon oleh KPU,” pungkasnya.(rin)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Guru To’i Apresiasi Keinginan Gubernur NTB Ubah Dompu Jadi Sentra Pertumbuhan Ekonomi

Read Next

BKKBN Pusat Apresiasi Posyandu Keluarga di NTB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *