Dua Puskesmas Dibangun Ulang

f puskesmas

JAYADI/RADAR MANDALIKA Muzakkir Langkir

PRAYA- Tahun ini dua Puskesmas di Lombok Tengah (Loteng) kembali dibangun oleh pemerintah pusat.

Dua unit Puskesmas ini yakni Puskesmas Batunyala dan Puskesmas Batujangkih. Total anggaran untuk pembangunan kedua puskesmas sekitar Rp 11 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Plt Dikes Loteng, Muzakir Langkir membenarkan, tahun ini akan kembali dibangun ulang dua Puskesmas tersebut oleh pemerintah pusat.  Hal ini seperti dengan pembangunan Puskesmas pada tahun sebelumnya.

“Tahapan dua proyek ini sekarang sudah dalam tahap lelang tender. Artinya, pengerjaan segera akan mulai dikerjakan,”ucapnya.

Ia menegaskan, pembangunan ulang sama dengan pembangunan ulang Puskesmas sebelumnya. Tujuan dari pembangunan Puskesmas ini  untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan warga.

“Kami akan terus berupaya agar semua  puskesmas ini mendapatkan bantuan agar di bangun ulang dari pemerintah pusat kedepanya. Pasalnya, masih banyak Puskesmas yang saat ini kondisi gedungnya kurang layak,” jelasnya.

Dikatakannya juga bahwa dengan pembangunan ini, nantinya diharapkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat bisa lebih baik lagi.

“Kita menilai agar ini menjadi perhatian bersama dan tentunya diharapkan juga pelayanan kesehatan masyarakat dapat lebih maksimal,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan, PPK Pembangunan Puskesmas, Aang. Ia menegaskan, pembangunan Puskesmas akan mulai dikerjakan bulan-bulan ini. Hal itu karena, tahapanya sekarang sudah dalam tender.

“Kami terus berupaya mengusulkan pada pusat, agar semua Puskesmas di Loteng ini dapat bantuan yang sama,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu indeks pembangunan masyarakat. Sehingga untuk mendukung itu, gedung Puskesmas harus sangat mendukung agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat juga lebih baik.

“Kalau kantor bagus dan sarana peralatan cukup. Pastinya pelayanan juga akan berjalan sesuai dengan harapan bersama,” ucapnya. (Jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pupuk Organik Kurang Diminati

Read Next

Kodim Demplot Lahan Pertanian

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *