Ketua DPRD Loteng HL. Ramdan saat memimpin Rapat Paripurna dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke-81 pada Rabu (14/10/2026). (IST)

LOTENG – DPRD Kabupaten Lombok Tengah menyoroti sejumlah persoalan dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Rabu (14/10/2026) dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke-81. Diantaranya adalah upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), keamanan dan stabilitas sosial menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 29 Oktober 2026.

Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah HL. Ramdan menyampaikan apresiasi terhadap berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.

Menurutnya, peningkatan PAD menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Semakin optimal kemampuan pemerintah daerah menggali sumber pendapatan yang sah, semakin besar pula peluang untuk membiayai pembangunan, memperbaiki infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Meski demikian, upaya meningkatkan PAD harus dilakukan melalui tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah perlu memperluas basis pendapatan, meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan retribusi, memperbaiki sistem pemungutan, serta memaksimalkan potensi ekonomi yang dimiliki Lombok Tengah.

Optimalisasi pendapatan juga harus memperhatikan kemampuan masyarakat dan pelaku usaha. Jangan sampai kebijakan peningkatan penerimaan justru menimbulkan beban berlebihan bagi masyarakat kecil.

Ramdan menilai, sektor pariwisata, termasuk aktivitas ekonomi yang tercipta dari MotoGP Mandalika, perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat penerimaan daerah.

Namun, peningkatan PAD tidak boleh berhenti pada capaian angka penerimaan semata.

Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana pendapatan tersebut dikelola dan dibelanjakan secara efektif untuk menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

“Setiap pendapatan yang diperoleh harus benar-benar dikembalikan kepada masyarakat melalui program pembangunan yang berkualitas,” menjadi salah satu penekanan dalam sambutannya.

Dalam konteks tersebut, DPRD akan terus menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan untuk memastikan kebijakan peningkatan PAD berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengawasan terhadap belanja daerah juga menjadi bagian penting agar anggaran yang tersedia tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan program yang dibutuhkan masyarakat.

Disisi lain, Ramdan berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, tertib, lancar, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia meminta pemerintah daerah, penyelenggara pemilihan, unsur TNI dan Polri, para camat, panitia pemilihan, serta seluruh pihak terkait untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban, baik sebelum, selama, maupun setelah proses pemungutan suara.

Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak menjaga suasana tetap kondusif dan menghormati proses demokrasi di tingkat desa.

Karena itu, Ramdan mengajak seluruh calon kepala desa beserta para pendukungnya untuk mengedepankan kedewasaan dalam berpolitik.(zak)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *