Ditinggal Nikah, Pemuda Asal Bima Terjun ke Laut

F EVAKUASI

IST / RADAR MANDALIKA SELAMAT : MI yang nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun ke laut dari anjungan KMP Suramadu Nusantara namun berhasil diselamatkan ABK, kemarin.

LOTIM – Gegara ditinggal menikah oleh sang kekasih, pemuda inisial MI yang diketahui asal Bima ini nekat terjun dari anjungan kapal Ferry KMP Suramadu Nusantara, penyeberangan dari Poto Tano-Kayangan Lombok Timur (Lotim). Kejadiannya, sekitar pukul 06.00 Wita, kemarin.
Informasi dihimpun Radar Mandalika dari pejabat berwenang Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB, ketika itu sekitar pukul 05.15 wita, KMP Suramadu Nusantara, bertolak dari Pelabuhan Poto Tano tujuan Pelabuhan Kayangan. Pada saat berlayar, posisi KMP Suramadu Nusantara melintasi Pulau Paserang, tiba-tiba MI terjun ke laut.
MI kabarnya sebelum melompat ke laut, sempat meminta tolong, akan tetapi MI sendiri tidak mau ditolong siapa pun. Bahkan saat melompat, MI sembari berteriak “April April” Diduga, April itu merupakan nama sang kekasih yang meninggalkan korban menikah.
Korban yang melompat dari atas anjungan kapal, diketahui Muallim yang merupakan salah satu Anak Buah Kapal (ABK). Muallim langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan korban. Usaha MI untuk mengakhiri hidupnya gagal, setelah diselamatkan ABK.
Begitu berhasil dievakuasi ke atas kapal, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama. Sekitar pukul 07.00 Wita setiba di dermaga II Pelabuhan Kayangan, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Labuhan Lombok guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
“Alhamdulillah, korban berhasil diselamatkan ABK kapal yang ditumpangi korban,” kata Muhlis, staf Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB, via ponselnya, kemarin.
Sementara itu, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Kayangan, IPDA Sahiman mengatakan, dalam kasus terjunnya salah satu penumpang KMP Suramadu Nusantara, KPL kayangan juga terlibat membantu evakuasi setelah tiba di Pelabuhan Kayangan. Serta, membantu hingga Puskesmas Labuhan Lombok, untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.
“Setelah mendapatkan perawatan medis di puskesmas, korban telah dijemput keluarganya dan dibawa pulang,” pungkasnya. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemuda Sengkol Tagih Lahan Pengganti Lapangan Mandalika

Read Next

UIN Mataram Gelar Wisuda Offline dengan Prokes

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *