Bawaslu “Pelototi” Kegiatan Reses Dewan

F Komisioner Bawaslu NTB

Itratip

MATARAM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten kota di NTB mulai ‘memplototi’ kegiatan reses 65 anggota DPRD NTB (dewan Udayana).  Reses masa sidang III DPRD NTB itu sudah mulai sejak 4-11 Oktober bulan ini. Bawaslu tidak ingin di masa politik ini, dewan sebagai wakil rakyat bisa leluasa memanfaatkan agenda reses itu dengan mengkampanyekan salah satu paslon.

“Kita meminta Bawaslu Kabupaten Kota agar kegitan reses diawasi secara ketat. Bawaslu Kabkota kami yakin  paham tugasnya,” ungka salah satu Komisioner Bawaslu NTB, Itratip di Mataram kemarin.

Itratip menegaskan, reses itu harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Para anggota dewan berkegiatan dengan menggunakan keuangan negara sehingga jangan sampai reses tersebut justru salah digunakan. Reses kegiatan menyampaikan program pemerintah maupun menerima aspirasi persoalan masyarakat di bawah.

“Artinya dilarang bagi bagi stiker Paslon. Apalagi pose unjuk jari nomor urut calon yang didukung,” tegasnya.

Kegiatan reses yang perlu diawasi ketat itu, terutama di tujuh kabupaten kota yang akan menghelat Pilkada yakni. Kota Mataram, Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.

Katanya, ketentuan PKPU Nomor 11 tahun 2020 jelas menyebutkan bagi anggota DPRD NTB yang akan berkampanye harus melakukan cuti. Poin kedua juga disebutkan ketika melangsungkan kampanye tidak dibolehkan menggunakan fasilitas negara yang terkait dengan jabatannya untuk kepentingan pemenangan dalam pemilihan.

“Semuanya sudah jelas di Pasal 63 PKPU Nomor 11 tahun 2020,” katanya.

Sementara itu, Itratip juga mengatakan jika ada kerumunan yang berlebihan dikegiatan reses tersebut maka pengawas lapangan (Panwas) bisa berkoordinasi dengen Aparat kepolisian. Sebab Pengasawan Bawaslu sendiri khusus yang berkaitan dengan tahapan Pilkada.

“Ini bukan masuk yang diawasi,” tegasnya.

Kewenanagan pengawas berlaku untuk kegiatan kampanye. Namun Pengawas di lapangan juga bisa berkoordinasi dengan pihak kepolisian. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

75 Orang Pemuda Bertalenta Asal Gumi Tastura

Read Next

Gubernur Silaturahim dengan Lombok Mercusuar dan Laskar Sasak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *