Aparat Gabungan Kawal Penutupan Mall dan Toko Pakaian di Mataram

WhatsApp Image 2020 05 20 at 07.38.36

MATARAM—Polresta Mataram bersama petugas gabungan mengawal  penutupan sementara sejumlah mall dan toko pakaian, Rabu kemarin.

Kegiatan ini dipimpin Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik, SIP. Langkah ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran virus covid-19.

Penutupan juga dilakukan dengan menindaklanjuti Keputusan Gubernur NTB nomor : 003.2-504 tahun 2020 tentang pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi wabah covid-19. Keputusan tersebut diperkuat oleh surat Wali Kota Mataram nomor 510/717/DAG/V/2020 tentang penutupan operasional pusat perbelanjaan dan toko pakaian dalam rangka pencegahan covid-19.  Kedua surat keputusan itu dibawa petugas gabungan untuk ditunjukkan kepada sejumlah tempat yang ditutup.

Puluhan pusat perbelanjaan dan toko pakaian yang ditutup sementara. Rinciannya untuk pusat perbelanjaan atau mall antara lain, Lombok Epicentrum Mall (LEM), Mataram Mall, Ruby Supermarket, Niaga Supermarket, Lotte Grosir, MGM, Hypermart dan Giant. Sedangkan rincian toko pakaian yang ditutup. Diantaranya, Rubby, MGM, Galery Fashion, Roxxi, Apollo, Sukses, Niaga, Bandung Collection,, Boxi, Giggle Box, Airlangga Fashion dan Heron.

“Hari ini kita menindaklanjuti keputusan Gubernur NTB dan Walikota Mataram untuk menutup sementara sejumlah pusat perbelanjaan dan toko pakaian,’’ ungkap Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik.

Penutupan dilakukan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Karena beberapa hari terakhir menjelang lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah. Sejumlah pusat perbelanjaan dan toko pakaian di Mataram menyedot perhatian masyarakat. Pengunjung toko pakaian maupun pusat perbelanjaan sangat ramai dan padat. Kondisi ini tidak menjalankan protokol penanganan covid-19. Seperti tidak menjalankan   sosial distancing dan physical distancing. Antrian pengunjung pun cukup banyak. Sehingga dikhawatirkan bisa berpotensi menularkan virus korona.

“Terutama sosial distancing dan physical distancing yang gagal dilaksanakan,” katanya.(r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Bupati Lotim Cek Pos Skrining Jenggik dan Sukaraja

Read Next

Dengan UI, Gubernur Bahas Sirkuit MotoGP Mandalika

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *