LOBAR—Kunjungan kapal pesiar (cruise calls) di Terminal Gili Mas, Pelabuhan Lembar, Lombok Barat (Lobar) diproyeksikan bakal semakin padat pada tahun 2027. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Lembar mencatat sebanyak 30 kunjungan kapal pesiar terjadwal sepanjang tahun tersebut. Rangkaian kedatangan kapal itu mulai berlangsung pada Januari 2027 hingga akhir tahun. Menariknya, dari total 30 kapal yang akan singgah, sebanyak delapan kapal di antaranya merupakan first call atau kunjungan perdana di Terminal Gili Mas. Salah satu kapal pesiar yang dijadwalkan melakukan kunjungan perdana pada awal tahun 2027 adalah kapal pesiar Luminara.

Kunjungan di tahun 2027 meningkat dibandingkan 2026 dengan total 24 kunjungan kapal pesiar. Bahkan, 10 kapal telah terealisasi melakukan penyandaran, sementara 6 kunjungan mengalami pembatalan (cancel). Sisa 14 kapal pesiar lainnya masih terjadwal untuk dilayani secara bertahap pada periode November hingga Desember 2026.

Menyambut kedatangan kapal pesiar yang diagendakan Desember dan awal 2027 mendatang, Pelindo Cabang Lembar memantapkan berbagai sarana pendukung dan koordinasi lintas sektor demi menjamin kelancaran pelayanan bongkar muat maupun alur penumpang internasional.

General Manager Pelindo Lembar Kunto Wibisono menjelaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan keandalan pelayanan di Terminal Gili Mas menjadi fokus utama pihak pengelola dalam menyambut kedatangan para wisatawan mancanegara.

“Koordinasi dengan instansi terkait dan seluruh pemangku kepentingan juga terus diperkuat agar setiap kunjungan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami berharap momentum ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan pariwisata serta perekonomian masyarakat NTB,” ujar Kunto Wibisono.

Langkah penguatan operasional ini mencakup penyelarasan prosedur bersama instansi keimigrasian, bea cukai, karantina, hingga aparat keamanan setempat guna memastikan proses penyandaran hingga embarkasi penumpang berjalan efisien. Kunjungan rutin kapal pesiar yang membawa ribuan wisatawan mancanegara ini dinilai menjadi angin segar bagi percepatan pemulihan dan pertumbuhan pariwisata di Nusa Tenggara Barat. Potensi limpahan wisatawan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku industri pariwisata di NTB.

Kehadiran para pelancong luar negeri tersebut diyakini membuka peluang pasar yang besar bagi berbagai sektor usaha pendukung. Mulai dari penyedia jasa transportasi tur, agen perjalanan (travel agent), pemandu wisata, industri perhotelan dan akomodasi, pusat kuliner lokal, hingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan kerajinan khas Lombok.

Keterlibatan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pariwisata sangat diharapkan untuk menyambut kedatangan para wisatawan tersebut. Dengan persiapan paket wisata yang matang dan tata kelola destinasi yang ramah, pergerakan turis dari Terminal Gili Mas ke berbagai objek wisata di NTB dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Melalui optimasi fasilitas Pelabuhan Lembar dan sinergi yang berkelanjutan, Pelindo berkomitmen memperkuat posisi Terminal Gili Mas sebagai salah satu pintu gerbang utama konektivitas maritim dan pariwisata berskala internasional di wilayah Indonesia bagian timur. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *