MOMEN: Suasana pelantikan Sekda Lobar yang baru H. Fauzan Husniadi oleh Wabup Lobar Hj. Nurul Adha, Rabu (4/11). (WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA) 

LOBAR — H. Fauzan Husniadi akhirnya resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat (Lobar), Rabu (4/11). Pengambilan sumpah janji jabatan Sekda baru itu dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Lobar, Hj. Nurul Adha, disaksikan langsung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, Anggota Komisi II DPR RI H. Fauzan Khalid, jajaran Forkopimda Lobar, anggota DPRD Lobar, serta jajaran OPD Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Lobar. Selain itu hadir juga tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga mantan Sekretaris Daerah terdahulu.

Wabup Lobar Hj. Nurul Adha menyampaikan sejumlah pesan penting kepada Sekda baru, H. Fauzan Husniadi. Salah satunya menekankan penguatan solidaritas seluruh jajaran birokrasi di lingkup Pemkab Lobar. Termasuk menjaga sinergisitas, serta meninggalkan budaya kerja yang berjalan tanpa adanya ego sektoral.

“Setelah pelantikan Sekda ini, banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama-sama dan berjalan lebih cepat ke depannya untuk kemajuan Lombok Barat yang lebih baik,” ujar wanita yang akrab disapa Ummi Nurul.

Menurutnya, tantangan dan pekerjaan rumah (PR) besar telah menanti Sekda baru bersama jajaran Pemda Lobar. Beberapa isu krusial masih menjadi pokok fokus daerah yang harus diselesaikan. Mulai dari penanggulangan kemiskinan, penurunan angka stunting di angka 8,93 persen, serta penyelesaian masalah anak tidak sekolah yang mencapai 7.364 anak, di mana sebagian besar merupakan lulusan SMP yang akan melanjutkan ke jenjang SMA.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah yang kerap mencuat demi menjaga keindahan kawasan pariwisata Lobar.

Sebagai panglima Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah, Sekda diharapkan mampu merangkul seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak dalam satu komando yang solid.

“Tidak boleh lagi ada kubu-kubuan, tetapi bersama-sama mari kita bangun solidaritas dan sinergisitas. Tidak ada lagi OPD yang bekerja sendiri-sendiri atau ego sektoral, tetapi kita bersama-sama menjadi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat beserta jajaran Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang telah mendampingi proses seleksi jabatan Sekda hingga berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa proses seleksi tersebut dilaksanakan secara profesional tanpa adanya unsur intervensi dari pihak mana pun.

“Saya minta kepada Tim Pansel untuk menetapkan tiga besar sesuai dengan hasil yang dilakukan secara profesional. Dan alhamdulillah, hari ini kita sudah menetapkan dan melantik hasilnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan kehadirannya di pelantikan Sekda Lobar tersebut karena undangan langsung Wabup. Meski diakuinya biasanya acara pelantikan Sekretaris Daerah dilakukan oleh internal Pemda Lobar, namun pihaknya tetap datang atas undangan Wabup.

“Tapi saya sampaikan, kalau kehadiran saya menguatkan motivasi teman-teman (Pemda Lobar), insyaallah saya pasti hadir,” ucapnya.

Iqbal menilai tugas Sekda tidak sederhana. Sekda terpilih diminta agar bisa membangun sistem di internal pemerintahan Lobar.

“Kalau bisa bangun sistem, sebagai Sekda yang baru, tentu saja harus punya visi ke depannya. Karena yang mengurus internal adalah Anda,” jelasnya.

Iqbal juga turut menunjukkan empatinya kepada Wabup UNA. Selama ini, ia menyebut tak mampu membayangkan bagaimana rasanya memimpin tanpa rekan untuk berkomunikasi setelah kasus Bupati Nonaktif Lobar, Lalu Ahmad Zaini. Ia merasa lega karena sekarang Wabup UNA memiliki rekan dalam memimpin.

“Saya membayangkan bagaimana jadi pimpinan tanpa teman untuk diajak bicara, pasti sulit itu,” tambah Iqbal. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *