RESMI: Pengurus DPC PKB Lobar resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Pimpinan DPW PKB NTB di Hotel Lombok Raya Mataram, Rabu (21/10).

LOBAR— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) langsung memasang target besar pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang. Kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 yang dilantik dan dikukuhkan Ketua DPW PKB NTB H. Lalu Hadrian Irfani itu menargetkan 7 kursi legislatif Lobar, hingga merebut kursi ketua DPRD Lobar.

Jajaran Pengurus DPC PKB Lobar yang dikukuhkan saat agenda Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Hotel Lombok Raya Mataram, Rabu (21/10), antara lain TGH. Hardiyatullah selaku Ketua DPC PKB Lobar, kemudian Fauzi sebagai Sekretaris DPC PKB Lobar, dan Hj. Rapiah sebagai Bendahara DPC PKB Lobar.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Syura PKB NTB TGH. Hamdi Al Bayani, Ketua DPW PKB NTB H. Lalu Hadrian Irfani, serta jajaran anggota Fraksi PKB baik dari tingkat DPRD Provinsi NTB maupun DPRD Kabupaten Lobar.

Ketua DPC PKB Lobar, TGH. Hardiyatullah, optimistis menghadapi kontestasi politik 2029 mendatang. Menurutnya, PKB merupakan partai yang terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, sehingga target 7 kursi legislatif itu bagian dari upaya untuk terus menjadi corong suara rakyat. Oleh karena itu, seluruh elemen pengurus diwajibkan bergerak serentak.

“Kapal besar bernama PKB ini, yang di dalamnya berisi banyak hajat masyarakat kita, tidak akan bisa berjalan tanpa adanya unsur-unsur pendukung di dalam,” ujar TGH. Hardiyatullah.

Untuk mencapai target itu, Hardiyatullah mengaku DPC PKB Lobar telah menyelesaikan agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancap) di 10 kecamatan dan segera merampungkan pembentukan Tim Pengurus Ranting Desa (TPRT) di seluruh desa se-Kabupaten Lobar.

Tidak sampai di situ, politisi asal Desa Babussalam Gerung itu bahkan akan menata struktur hingga ke tingkatan dusun. Dari total sekitar 800 dusun di Lobar, PKB menargetkan terbentuknya kepengurusan minimal di 700 dusun. Skema jaringan ini diperkirakan bakal melahirkan sekitar 19.000 titik penggerak di akar rumput.

“Alhamdulillah, sudah ada tiga desa yang kita pastikan mana KTP-nya, mana datanya, mana orangnya harus jelas kita kumpulkan. Dan kita pastikan semua pengurus ini wajib memakai baju hijau,” tegas TGH. Hardiyatullah.

Di luar pembenahan infrastruktur partai, DPC PKB Lobar menekankan pentingnya nilai kesetiaan dan pengabdian dari setiap kader. Pendekatan politik yang diusung berorientasi pada pelayanan, di mana setiap pengurus diajak untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan organisasi dan masyarakat.

“Pesan pondok itu, khidmat adalah jangan bertanya apa yang saya dapatkan di PKB, tapi bertanyalah apa yang bisa saya berikan untuk PKB,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB NTB, H. Lalu Hadrian Irfani, mengapresiasi dan menyambut positif semangat DPC PKB Lobar. Ia menilai susunan kepengurusan DPC PKB Lobar periode ini tergolong sangat ideal. Kolaborasi yang harmonis antara figur keagamaan dan sosok yang berpengalaman di dunia birokrasi menjadi salah satu modalnya.

Hadrian menyebutkan bahwa perpaduan latar belakang pengurus menjadi kekuatan utama PKB di Lobar saat ini.

“Jadi, dunia dan akhirat itu ada di komposisi kepengurusan Kabupaten Lobar. Ketuanya Tuan Guru, kemudian sekretarisnya agak selengetan, nah ini komposisi sempurna,” ujar Lalu Hadrian.

Pencapaian PKB Lobar pada Pemilu 2024 lalu sudah menjadi fondasi yang kokoh. Keberhasilan menaikkan perolehan suara sekaligus mengamankan kursi pimpinan di DPRD Lobar merupakan buah dari dedikasi serta kerja keras para pengurus terdahulu yang perlu terus dirawat dan ditingkatkan. Menghadapi dinamika persaingan politik yang diprediksi semakin ketat, DPW PKB NTB menginstruksikan seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri. Seluruh kader diminta bergerak cepat melakukan restrukturisasi hingga ke tingkat paling bawah guna memperkuat basis dukungan. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *