LOTENG—Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke-81 di Ruang Pripurna, Rabu (14/10/2026). Peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026 tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.
Momentum bersejarah tersebut harus dijadikan ruang refleksi untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRD Lombok Tengah, Lalu Ramdan menegaskan bahwa bertambahnya usia Kabupaten Lombok Tengah harus diiringi dengan peningkatan kualitas pembangunan yang merata, pelayanan publik yang semakin baik, serta kebijakan pemerintah yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, selama perjalanan pembangunan, Lombok Tengah telah menunjukkan berbagai potensi dan capaian yang patut disyukuri. Namun, di balik berbagai keberhasilan tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan yang membutuhkan kerja keras, kebersamaan, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Karena itu, peringatan HUT ke-81 Loteng harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mengoptimalkan potensi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Momentum ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan refleksi dan evaluasi atas perjalanan pembangunan daerah,” tegas Lalu Ramdan dalam penyampaian sambutannya di Rapat Paripurna,.
Ia menekankan, pembangunan daerah tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya program yang dijalankan atau besarnya anggaran yang digelontorkan. Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan harus diukur dari sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan, perbaikan infrastruktur, hingga kemudahan memperoleh pelayanan dasar.
DPRD, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan arah pembangunan Lombok Tengah tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.(zak)

