PENYAMPAIAN: Sekretaris DPC PKB Lobar Fauzi saat memberikan sosialisasi program PIP jenjang TK di TKN 1 Sandik yang dihadiri seluruh kepala sekolah TK sekecamatan Gunungsari dan Batulayar, Kamis (17/9).(WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA) 

LOBAR — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mulai menggelar sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Kamis (17/9). Bertempat di TKN 1 Sandik, pertemuan itu menghadirkan para kepala sekolah TK sekecamatan Dapil Gunungsari–Batulayar. Kegiatan itu memastikan penyaluran bantuan pendidikan dari pemerintah pusat dapat berjalan optimal dan tepat sasaran sejak usia dini.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Lobar, Fauzi, yang menjadi narasumber sosialisasi itu memberikan penjelasan prosedur pengusulan serta kriteria penerima bantuan PIP yang kini resmi diperluas hingga jenjang pendidikan anak usia dini.

“Hari ini pertemuan pertama kami di Dapil 4 Gunungsari-Batulayar, bertemu dengan kepala sekolah-kepala sekolah TK untuk mensosialisasikan syarat atau hari ini berita baik tentang PIP itu dimulai dari TK,” terang Fauzi yang dikonfirmasi selepas sosialisasi.

Fauzi mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan bantuan PIP pada jenjang TK tidak rumit. Pihak sekolah hanya perlu memastikan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sudah sinkron dengan dokumen. Seluruh operator sekolah teliti dalam memperbarui data siswa. Jangan sampai data yang dikirimkan masih bermasalah atau bernilai residu pada sistem pusat sehingga usulan bantuan tidak membentur kendala administratif di tingkat pusat.

“Kami membantu mengusulkan, tapi menekankan kepada semua kepala sekolah untuk memperbaiki data Dapodiknya. Apabila data yang dikirim ke kami, tapi data Dapodiknya masih residu, nanti kami takutkan itu mubazir dan tidak bisa lolos di penjaringan syarat penerimaan PIP itu,” kata Ketua Komisi III DPRD Lobar itu.

Pihaknya cukup senang dengan respons pihak sekolah di wilayah Gunungsari dan Batulayar yang terbilang sangat tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan sekolah telah mengajukan berkas usulan melalui jalur aspirasi ini.

“Alhamdulillah hari ini melihat grup ada 43 TK di Gunungsari-Batulayar yang sudah mengusulkan,” tutur Fauzi.

Mengenai besaran bantuan, program PIP jenjang TK ini direncanakan memberikan alokasi dana sebesar Rp450 ribu per anak per tahun. Bantuan ini diprioritaskan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu guna mencegah angka anak putus sekolah sejak dini.

“Pada dasarnya Program Indonesia Pintar ini kan program untuk mencegah anak tidak sekolah. Prioritas utama tetap untuk anak-anak yang tidak mampu,” jelasnya.

Adapun kriteria umur siswa TK yang dapat diusulkan adalah anak yang berada pada jenjang akhir pendidikan TK atau bersiap masuk ke jenjang sekolah dasar (SD).

“TK itu hanya umur yang bisa diusulkan itu istilahnya nol besar, yang hari ini umur sudah 5 tahun, tahun depan sudah masuk SD,” pungkas Fauzi. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *