MATARAM — Musyawarah Daerah (Musda) II Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (DPD Askopis) Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menetapkan Hj. Athik Hidayatul Ummah, M.Pd., M.Si. sebagai Ketua DPD Askopis NTB periode 2026–2030.
Musda yang berlangsung di Favehotel Mataram, Selasa (18/8/2026), tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan kelembagaan dan sinergi antarprogram studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di NTB.
Sejumlah agenda dibahas dalam Musda II, di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2019–2026, sidang pleno, pemilihan ketua, serta pembentukan tim formatur untuk menyusun kepengurusan periode mendatang.
Kepengurusan Sebelumnya Tinggalkan Fondasi Strategis
Ketua DPD Askopis NTB periode 2019–2026, Prof. Dr. H. Fahrurrozi, MA., dalam sambutan sekaligus laporan pertanggungjawabannya menyampaikan bahwa kepengurusan sebelumnya telah meletakkan sejumlah fondasi strategis dalam upaya memajukan program studi KPI se-NTB.
Beberapa capaian yang telah dilakukan antara lain penandatanganan komitmen bersama untuk memajukan prodi KPI secara kolektif, penguatan kolaborasi di bidang riset, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah.
Selain itu, DPD Askopis NTB juga membangun narasi identitas bersama, berpartisipasi dalam The 5th IDEA 2026 FDIK UIN Mataram, serta aktif membawa dan memperjuangkan kepentingan prodi KPI NTB di tingkat nasional.
“Seluruh capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pengurus dan perguruan tinggi anggota,” ujar Guru Besar Dakwah dan Komunikasi FDK UIN Mataram tersebut.
Athik Ditetapkan Secara Aklamasi
Proses pemilihan ketua berlangsung melalui sidang pleno IV yang dipimpin Fathurrijal dari Program Studi KPI Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT).
Setelah melalui proses penjaringan, verifikasi calon, serta pemaparan visi dan misi, sidang pleno akhirnya menetapkan Hj. Athik Hidayatul Ummah sebagai ketua terpilih secara aklamasi.
“Setelah menimbang dan memperhatikan hasil sidang pleno, kami memutuskan Hj. Athik Hidayatul Ummah sebagai ketua terpilih DPD Askopis NTB periode 2026–2030,” tegas Fathurrijal.
Musda II tersebut turut dihadiri unsur Dewan Pengurus Pusat (DPP) Askopis, pimpinan dan ketua program studi KPI dari sejumlah perguruan tinggi di NTB, serta para akademisi dan dosen KPI.
Di antaranya Ketua Prodi KPI FAI UMMAT, Ketua Prodi KPI STID Islahuddini Kediri Lombok Barat, Ketua Prodi KPI IAI Hamzanwadi NWDI Pancor, Ketua Prodi KPI IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur, serta Ketua Prodi KPI STAI Al-Amin Dompu.
Perkuat Kolaborasi Antarprodi KPI
Sementara itu, Ketua DPD Askopis NTB terpilih, Hj. Athik Hidayatul Ummah, M.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh program studi KPI di berbagai kampus PTKI di NTB dalam menghadapi tantangan pengembangan keilmuan, kelembagaan, riset, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Athik, kemajuan program studi KPI di NTB tidak dapat dibebankan kepada satu perguruan tinggi saja. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi dan kerja bersama seluruh anggota Askopis.
“Pengembangan prodi KPI bukan hanya menjadi tanggung jawab UIN Mataram semata, melainkan tugas bersama seluruh anggota Askopis di NTB,” tegas Athik, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Prodi KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Mataram.
Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun sekaligus menghadirkan terobosan baru agar prodi KPI di NTB semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi komunikasi, transformasi digital, serta kebutuhan masyarakat.
Tim Formatur Dibentuk
Selain menetapkan ketua baru, Musda II DPD Askopis NTB juga menetapkan tim formatur yang bertugas menyusun dan melengkapi struktur kepengurusan periode 2026–2030.
Tim formatur tersebut terdiri atas:
1. Hj. Athik Hidayatul Ummah — Ketua Terpilih;
2. Prof. Dr. H. Fahrurrozi, MA. — Perwakilan DPP Askopis;
3. Dr. Fathurrijal, M.I.K. — UMMAT;
4. Dr. Muhammad Ghufron, M.Sos. — IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur;
5. Daeng Sani Feridiansyah, M.Sos. — IAI Hamzanwadi NWDI Pancor.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, DPD Askopis NTB diharapkan semakin solid dalam membangun kolaborasi antarperguruan tinggi, meningkatkan mutu akademik dan profesionalisme lulusan KPI, serta memperkuat kontribusi ilmu komunikasi dan penyiaran Islam bagi pembangunan masyarakat NTB.
Musda II ini sekaligus menjadi momentum estafet kepemimpinan dari Prof. Dr. H. Fahrurrozi, MA. kepada Hj. Athik Hidayatul Ummah untuk membawa Askopis NTB memasuki periode baru 2026–2030. (jho)
