LOBAR — Memperingati ulang tahun ke-10, Aruna Senggigi Resort & Convention menggelar Aruna Makeup Artist Competition 2026 di Grand Ballroom Resort Aruna, Selasa (4/8). Menghadirkan 48 penata rias profesional dari berbagai penjuru wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kompetisi melombakan dua kategori: Tata Rias Pengantin NTB Inovasi dan Modifikasi yang diikuti oleh 26 peserta, serta kategori Tata Rias Pengantin Muslimah/Hijab yang diikuti oleh 22 peserta. Pada tahapan kompetisi, rangkaian acara diawali dengan sesi edukasi, seminar, dan workshop hasil kolaborasi bersama produsen kosmetik LT PRO, serta demonstrasi tata rambut pengantin tradisional NTB yang dibawakan oleh Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati NTB.
Malam puncak acara semakin meriah dengan penampilan tari hingga pertunjukan Opening Cape Parade, Tari Tanam Tenun, serta Show Collaboration yang melibatkan Surya SHEE Cantik Salon, HARPI Melati NTB, dan Izi Goink. Acara ditutup dengan parade model, penobatan juara, dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang.

General Manager Aruna Senggigi Resort & Convention, Yeyen Heryawan, mengatakan sengaja memilih ajang ini sebagai bagian HUT karena ingin memberikan dampak konkret bagi perkembangan masyarakat dan industri kreatif lokal.
“Perayaan 10th Anniversary Aruna Senggigi Resort & Convention menjadi momentum untuk memberikan kontribusi bagi daerah. Melalui Aruna Makeup Artist Competition 2026, kami ingin menghadirkan wadah bagi para makeup artist untuk mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring profesional, sekaligus mengangkat kekayaan budaya NTB melalui seni tata rias,” ujar Yeyen Heryawan.
Ia menegaskan pentingnya pemahaman nilai budaya bagi para praktisi tata rias modern agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan tren. Yeyen mengungkapkan rangkaian peringatan ulang tahun ke-10 Aruna Senggigi Resort & Convention akan terus berlangsung hingga November 2026 melalui beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat, komunitas lokal, pelaku UMKM, dan pegiat industri kreatif.
Pemerintah Provinsi NTB menyambut positif penyelenggaraan ajang ini.
Gubernur NTB melalui Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi NTB, Lalu Mohammad Faozal, menilai langkah Aruna mendukung pariwisata serta memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
“Pemerintah Provinsi NTB mengapresiasi inisiatif Aruna Senggigi Resort & Convention yang menghadirkan ruang bagi pelaku industri kreatif untuk terus berkembang. Tata rias, khususnya tata rias pengantin, bukan sekadar tentang estetika, tetapi juga merupakan bagian dari identitas budaya yang memiliki filosofi dan pakem yang perlu dijaga,” tutur Lalu Mohammad Faozal.
Edukasi tata rambut dan tata rias tradisional yang dihadirkan dalam kegiatan ini dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan warisan budaya tetap dipahami, dilestarikan, dan diteruskan oleh generasi berikutnya. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha akan mendukung perkembangan pariwisata daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan pelaku industri kreatif menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Lobar, Agus Gunawan. Ia menilai kegiatan yang digelar Aruna menjadi penggerak ekonomi kreatif. “Kompetisi ini juga membuka peluang bagi para makeup artist lokal untuk menunjukkan kompetensinya, membangun jejaring, dan meningkatkan daya saing. Semakin banyak ruang seperti ini, semakin besar pula dampak positif yang dirasakan masyarakat,” kata Agus Gunawan. (adv/win)

