Bambang Supratomo. (IST)

LOTENG-PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah mulai mengkaji arahan Bupati Lombok Tengah terkait rencana perluasan layanan air gratis bagi rumah ibadah. Program tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam beribadah sekaligus membantu kebutuhan operasional tempat ibadah.

Direktur Utama PDAM Loteng, Bambang Supratomo mengatakan, layanan air gratis itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar rumah ibadah, terutama untuk keperluan wudhu dan kegiatan keagamaan masyarakat. Namun pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan distribusi air bersih serta kemampuan operasional perusahaan.

“Program ini tentu sangat baik untuk mendukung kegiatan ibadah masyarakat. Tetapi kami juga harus memastikan kesiapan jaringan dan kemampuan operasional agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal,” ujarnya Jumat (22/5).

Saat ini, PDAM Loteng telah memberikan layanan air gratis kepada sekitar 470 rumah ibadah dari total sekitar 1.600 rumah ibadah yang tersebar di wilayah Lombok Tengah. Untuk mendukung perluasan program, PDAM terus melakukan evaluasi dan pemetaan terhadap masjid maupun mushola yang telah memiliki jaringan siap pakai untuk pemasangan meter air gratis.

Bambang menegaskan, program tersebut bukan hanya untuk mendukung kelancaran aktivitas ibadah masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan dasar yang lebih merata dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

PDAM Loteng berharap perluasan layanan air gratis dapat direalisasikan secara bertahap tanpa mengganggu keberlanjutan pelayanan air bersih kepada masyarakat. (red)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *