MATARAM – Semangat memperjuangkan guru madrasah swasta untuk diangkat menjadi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terus disuarakan Kepala Kantor Kemenag Provinsi NTB, Zamroni Aziz.
“Mohon doanya, saat ini saya sedang berjuang memperjuangkan nasib bapak/ibu untuk menjadi ASN PPPK,” tegas Zamroni saat menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di Paruga Na’e Kota Bima Rabu (4/3).
Zamroni Aziz menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenag Kabupaten Bima yang telah memfasilitasi pertemuan silaturahmi tersebut. Ia juga secara khusus menyapa para guru madrasah swasta yang hadir.
“Terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima karena sudah memfasilitasi pertemuan silaturahmi ini,” katanya di hadapan ribuan peserta.
Saat ini pihaknya terus berupaya dan berkomitmen dalam memperjuangkan nasib para guru madrasah swasta agar dapat diangkat menjadi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Mengacu pada data 828 orang PPPK di lingkungan Kemenag Kabupaten Bima, Kepala Kanwil menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, bekerja dengan baik. Kedua, bekerja dengan tanggung jawab. Ketiga, jaga nama baik Kementerian Agama yang kita banggakan ini.
“Tugas kami selesai. Sekarang ada pendataan, yang kemarin bermasalah. Insyaallah ke depan tidak ada lagi pekerjaan rumah bagi kita di Kementerian Agama,” imbuhnya.
Terkait aspirasi Asosiasi Guru Madrasah Swasta yang telah disampaikan, Zamroni mengungkapkan rasa syukur karena aspirasi tersebut telah disambut baik oleh pemerintah pusat dan saat ini sedang dalam proses.
“Tidak ada yang kebetulan. Segala yang terjadi adalah takdir Allah. Guru madrasah swasta sedang mengejar takdir. Kami mendukung langkah teman-teman guru swasta, dan Insyaallah Pak Presiden akan mengiyakan perjuangan teman-teman,” ujarnya penuh optimisme.
Dalam kesempatan itu, ia juga melontarkan pujian yang menghangatkan suasana. “Guru madrasah swasta adalah guru-guru hebat. Kalau mereka tidak hebat, tidak mungkin melahirkan kanwil seperti saya, melahirkan kepala kantor,” katanya disambut riuh hadirin.
Zamroni mengingatkan bahwa ASN Kemenag adalah garda terdepan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
“Di tengah masyarakat kita harus serba bisa. Kita harus paham segala sesuatu yang berkaitan dengan kebutuhan umat di tengah masyarakat,” pesannya.
Menjelang musim mudik Lebaran tahun 2026, ia juga berharap setiap kabupaten memiliki masjid ramah mudik guna mendukung kelancaran dan kenyamanan para pemudik.
“Pada musim Lebaran tahun ini, kami mengharapkan setiap satu kabupaten harus ada masjid ramah mudik. Selamat mudik Lebaran tahun 2026,” ucapnya.
Di penghujung acara, ia mengajak seluruh keluarga besar Kemenag untuk menjaga ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan.
“Boleh organisasi kita beda, tetapi kita jaga hubungan dengan pemerintah daerah sampai pemerintah pusat. Kita jaga komunikasi untuk menjaga hubungan kita di tengah masyarakat,” tutupnya.
Diketahui, Safari Ramadan itu dihadiri para pejabat struktural di lingkungan Kankemenag Kabupaten Bima, kepala madrasah negeri dan swasta se-Kabupaten Bima, kepala KUA kecamatan, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta seluruh ASN Kankemenag Kabupaten Bima. (jho)
