SEMANGAT: Ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indaryadi bersama pihak desa dan dusun turun membantu membangun jembatan darurat di Sekotong Timur. (IST)

LOBAR-Jembatan Putus di Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar menjadi perhatian serius Ketua DPRD Lombok Barat (Lobar) Lalu Ivan Indraryadi. Lantaran membuat akses utama warga, lumpuh total. Putusnya jembatan itu terjadi pada Minggu (22/2) pagi dampak luapan sungai akibat tingginya intensitas hujan.

Tidak menunggu anggaran kedaruratan daerah, Lalu Ivan memilih merogoh kocek pribadi untuk pembuatan jembatan darurat. Agar warga bisa kembali melalui akses utama desa setempat. Bahkan Ivan turun ikut bergotong royong membantu pembuatan jembatan darurat.

“Sudah saya kasih dana 10 juta untuk bangun jembatan darurat. Sudah barusan saya turun, sedang dibuatkan jembatan darurat,”ujar Ivan melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Rabu (25/2).

Meski demikian Ivan mengharapkan Pemkab Lobar lebih cepat melakukan penanganan darurat menggunakan Dana Belanja Tak Terduga (BTT) yang tersedia. Sebab Kondisi jembatan darurat yang dibuat warga mungkin tidak bertahan lama. Terlebih jalan itu satu-satunya akses utama mereka beraktifitas.

Sementara itu, Kades Sekotong Timur, H Marwan Hakim mengatakan bahwa pemasangan pohon kelapa untuk jembatan darurat telah dimulai. Diakuinya saat gotong royong pembuatan jembatan darurat ini, Ketua DPRD ikut membantu turun ke lokasi.

Terpisah Kabid Darurat dan Logistik BPBD Lobar, Toni Hidayat membenarkan jika penanganan jembatan darurat di Sekotong Timur itu dikerjakan secara gotong royong swadaya oleh masyarakat. Meski demikian pihaknya tetap turun melakukan pengawasan.

“Nanti itu kita awasi, karena itu teknis,” imbuhnya.

Untuk anggaran pembelian satu pohon pohon kelapa ini harganya Rp1-1,5 juta, ditambah kayu balok. Pohon kelapa yang dibutuhkan untuk jembatan darurat sekitar 10-12 batang pohon.(win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *