MATARAM – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2025 tuntas dibangun Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB, Megawati Lestari yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin di Lombok Tengah. BSPS itu merupakan program Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati yang disalurkan Megawati di NTB.
“Alhamdulillah tahun 2025 kemarin kita sudah bangun kan untuk masyarakat miskin khususnya di Lombok Tengah bagian selatan sebanyak 89 rumah,” terang Mega Sabtu (28/02) di Mataram.
Politisi Golkar itu mengatakan pembangunan BSPS tersebut tersebar di sejumlah desa, yakni Desa Penujak sebanyak 20 unit, Desa Bonder 20 unit, Desa Plambik 20 unit, serta sisanya di Desa Kabul dan Desa Darek.
Program ini menyasar warga dengan kondisi rumah tidak layak huni, seperti atap bocor, dinding rapuh, hingga bangunan yang rendah dan tidak memenuhi standar keselamatan. Kehadiran BSPS ini dihajatkan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrim terutama di kawasan Lombok Tengah selatan.
Dengan adanya BSPS, rumah-rumah yang sebelumnya memprihatinkan kini telah berubah menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati.
“Program ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan martabat penerima manfaat,” tegas Wakil Rakyat Dapil NTB VIII (Lombok Tengah Selatan) itu.
Mega menyebutkan anggaran satu unit rumah sebesar Rp 20 juta dengan rincian Rp 17,5 Jt untuk material sisanya HOK tukang.
“Alhamdulillah anggaran itu cukup. Hasilnya pun bagus. Kita sudah serah terimakan yang tahun 2025 kemarin bersama buk Sari,” ungkapnya.
Tidak berhenti disitu saja, isteri Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi NTB itu menargetkan tahun 2026 ini akan terbangun 3.700 unit. lebih banyak yang akan terbangun.
“Di tahap awal nanti 1.500, berikutnya di tahap kedua dan ketiga sehingga total yang terbangun sebanyak 3.700 an,” bebernya.
Dijelaskannya, Sari Yuliati akan menggelontorkan banyak program untuk NTB terutama BSPS. Ini mengingat NTB masuk sebagai daerah yang angka kemiskinan ekstrimnya tinggi.
“Komitmennya buk Sari tidak tanggung-tanggung untuk masyarakat NTB. Apalagi posisi beliau sekarang ini straregis (Wakil DPR RI) akan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (jho)