BERIKAN: Ketua Fraksi Perindo DPRD Lobar Dr Syamsuriansyah bersama Pihak DSP3A saat turun mengunjungi pasutri lumpuh di Desa Telaga Waru Labuapi, Rabu (25/2). (IST)

LOBAR—Ketua Fraksi Perindo DPRD Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Dr. Syamsuriansyah, melakukan aksi nyata membantu masyarakat Lobar. Politisi asal Labuapi itu meninjau langsung kondisi pasangan suami istri (Pasutri) lumpuh di Telaga Waru Kecamatan Labuapi. Diperparah kondisi ekonomi keluarga itu yang memperhatikan.

Pria berkacamata itu langsung turun setelah mendapat laporan warga atas kelumpuhan dan keterbatasan fisik pasutri itu. Syam bahkan sudah turun sebanyak dua kali ke keluarga warga memberikan bantuan. Dikunjungan yang kedua Ketua DPC Perindo Lobar itu mengandeng pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) melakukan verifikasi data dan memberikan bantuan yang diperlukan oleh keluarga tersebut.

“Alhamdulillah saya tadi sudah membawa teman-teman Dinas Sosial, dan hasil verifikasi keluarga ini masuk data kemiskinan Desil 1. Tentu kalau sudah masuk kategori Desil 1, dia akan mendapat hak-haknya,” terang Syamsuriansyah dikonfirmasi awak media, Rabu(25/2).

Pria yang akrab disapa Syam itu ingin memastikan warganya mendapat hak-haknya sebagai penerima bantuan sosial. Tidak hanya kebutuhan hidup, bahkan Syam sempat mengusulkan kebutuhan perabotan rumah seperti kasur hingga kursi roda. Karena selama ini pasutri lumpuh itu tidur hanya beralaskan tikar.

“Tadi sudah dicatat kebutuhannya apa saja, dan dinas akan segera berkoordinasi secepatnya dengan Kemensos. Karena juga akan diusulkan untuk bantuan korsi roda juga,” beber Syam.

Potret kemiskinan di Lobar ini, diyakini tidak hanya terjadi di Kecamatan Labuapi. Mungkin ada ditempat lain hanya saja jarang terekspos hingga ketelinga Dinas Sosial. Sebagai wakil rakyat Syam mengharapkan Dinas Sosial lebih aktif berkoordinasi dengan Kecamatan dan Desa untuk menelusuri warga kurang mampu dengan berbagai keterbatasan Fisik. Sehingga penanganan bisa cepat dilakukan.

“Jangan sampai masyarakat kita ada yang mengalami kondisi seperti ini lagi. Ini kan sangat miris dan menyedihkan hati kita,” ucapnya.

Permintaan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lobar itu bukan tanpa alasan. Pasalnya kondisi yang dialami oleh Pasutri itu berlangsung sudah setahun lebih. Namun penangananya masih minim. Bahkan ia baru mengetahui setelah ada laporan dari warga.

“Oleh karena itu saya berharap kepada masyarakat dan pemerintah desa lebih proaktif menginformasi kondisi terkini warganya. Kayak tadi Alhamdulillah dengan kita turun langsung ke sana (desa) kita mendapat laporan dari warga ada seorang ibu yang lumpuh karena diabetesmilitus dan kakinya sudah diamputasi,” imbuhnya.

Dari informasi yang dihimpun sudah setahun pasutri itu hanya bergantung dari dua anaknya. Anak pertamanya harus membanting tulang menghidupkan kedua orang tuanya ditengah menghidupi juga keluarga sendiri. Sedangkan anak kedua Pasutri itu masih mengenyam pendidikan dibangku sekolah menengah pertama.

Syam memastikan komitmennya sebagai wakil rakyat selalu hadir untuk masyarakat Lobar. Bahkan beasiswa perguruan tinggi sudah disiapkan Syam untuk anak ke dua Pasutri lumpuh itu. Beban psikologis sang anak yang harus merawat kedua orang tuanya yang lumpuh menjadi perhatian serius agar masa depannya tetap terjamin.

“Karena salah satu beban psikologi dari bapak yang (lumpuh) itu pendidikan anaknya. Alhamdulillah tadi beliau sangat senang mendengar kita janjikan beasiswa dan membuat tetap semangat,” ucapnya.

Aksi ini diharapkan menjadi pemantik bagi instansi terkait lainnya untuk lebih responsif dalam menangani persoalan sosial di Lombok Barat, sehingga tidak ada lagi warga yang merasa terabaikan di tengah kesulitan mereka.

“Dikondisi seperti ini pemerintah harus hadir,” pungkasnya. (win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *