PRAYA – Ketua DPD I Partai Golkar NTB, H Moh. Suhaili FT buka suara jelang Pilkada serentak Desember 2020. Suhaili menyampaikan, di momen pilkada. Golkar bisa saja mengusung kader bahkan di luar kader. Peluang itu tentu ada.
Kepada media, Suhaili mengaku jika sampai dengan saat ini. Tahapan mekanisme yang ada tengah berjalan. Bukan hanya soal mahar politik.
“Sekarang masih dilakukan survey politik dengan menggunakan 10 lembaga survey. Semua lembaga tersebut sudah tanda tangan kontrak se-Indonesia. Sekarangkan masih masa penjaringan, dan akan melalui beberapa mekanisme,” jelasnya di halaman kantor bupati Loteng, Jumat kemarin.
Adapun tahapan yang harus dilalui. Mulai tahapan surat rekomendasi sementara (SPS) lalu kemudian surat rekomendasi tetap (SPT). “Finalnya pada bulan September karena deadline waktu pendaftaran,” sebut bupati dua periode itu.
Sementara, soal calon yang akan diusung Partai Golkar, disebutkannya semua masih berkemungkinan. Dimana pihaknya mengaku bisa saja kader atau non kader yang akan diusung.
“Bisa saja kader, dan bisa saja orang di luar partai,” katanya lagi.
Suhaili menambahkan, tahun politik ini target DPD Golkar NTB paling tidak ada enam kader Golkar yang maju di Pilkada serentak di NTB dan berpotensi. Katanya, banyak kepala daerah yang bisa dikatakan mantan incumben di beberapa daerah maju. Seperti di Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur.
“Harapan kami khususnya di Lombok Tengah mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat,” ucapnya.(r2)
