Kadis Definitif Hingga Eselon IV Juga Ikut Dilantik
MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kini akan punya Sekda definitif. Sekda yang baru itu akan dilantik gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal sore ini. Seperti diketahui tiga besar nama calon Sekda NTB yang dikirim Pemprov ke Mendagri beberapa waktu lalu yakni Abul Chair, Ahmad Saufi dan dan Ahsanul Khalik.
“Insya Allah nanti sore,” kata narasumber yang enggan disebut namanya ini Kamis, (09/04).
Setelah pelantikan Sekda, Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dari eselon II yang telah mengikuti pansel pun akan dilantik gubernur di pendopo tengah. Hasil Timsel belum lama ini pejabat lolos tiga besar yaitu. Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan, Ahmad Fathoni, Lalu Mirza Amir Hamzah Bapuangan dan Taufik. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga yakni Dedy Rosadi, Syamsul Hadi dan Hasni.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman, Ilham Ardiansya, Lalu Kusuma Wijaya dan Muhammad Abduh. Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Bowo Susatyo, Lalu Wiranata dan Najib. Kepala Dinas Kebudayaan, Chandra Aprinova, Hairuddin dan Muhamad Ihwan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Burhan, Didik Mahmud Gunawan Hadi dan Samsyiah Samad
Untuk BLUD RS Provinsi NTB. Tiga besar pejabat lolos. Posisi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) drg. Asrul Sani, dr. Emirald Isfihan dan dr. Suriyadi. Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan pada RSUD, Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf, Bowo Susatyo dan dr. Ng Phi Shi.
Wakil Direktur Umum dan Operasional pada RSUD ada nama Erick Widodo, Abdullah dan Srianingsih. Wakil Direktur SDM, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian pada RSUD dr. Laily Indrayanti Yusuf, I Putu Artawan Prayoga dan Wahyu Hidayat.
Wakil Direktur Pelayanan pada RSUD, dr. Adi Wira Perdhana, dr. Wahyu Wirawan Triyono dan dr. Wiwik Nurlaela
Lalu pada jabatan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat pada Setda, Amir, Chandra Aprinova dan M. Zuhudy Kadran. Terakhir posisi Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan pada Setda, Charisma Putra, Dadang Fajar dan Yus Harudian Putra.
“Selain Sekda, dilanjutkan pelantikan eselon II, III dan IV,” kata sumber yang juga akan ikut dilantik itu.
Pelantikan yang dilakukan Iqbal Dinda bentuk penyegaran birokrasi. Mengisis jabatan yang lowong termasuk pada posisi-posisi ditinggalkan lantaran memasuki pensiun. Selain itu, pengaturan komposisi birokasi Pemprov NTB hari ini merupakan dampak dari penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru yang mulai berlaku sejak awal 2026. Pemerintah daerah menargetkan seluruh posisi strategis segera terisi agar kinerja birokrasi berjalan maksimal.
Gubernur Iqbal menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Dengan terisinya jabatan-jabatan ini, kita harapkan mesin birokrasi bisa langsung berjalan dengan kecepatan penuh,” ujar gubernur belum lama ini.
Melalui langkah ini, Pemprov NTB optimistis dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan serta mempercepat realisasi program pembangunan di berbagai sektor. (jho)
