KONDISI: Terlihat kondisi ruang kelas SMPN 5 Praya Barat berlumpur bekas banjir Selasa malam (3/1). (HAZA/RADAR MANDALIKA)

LOTENG — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, sejak Selasa pagi (13/1) hingga malam mengakibatkan SMP Negeri 5 Praya Barat terendam banjir.

Genangan air memasuki sejumlah ruang kelas dan fasilitas sekolah, sehingga kegiatan belajar menjadi terganggu.

Kepala Sekolah, Najamudin mengaku sudah dua tahun terakhir ini sekolah mengalami kebanjiran karena selain derasnya curah hujan, juga gunung-gunung yang berdekatan dengan lokasi sekolah sudah dibabat dijadikan hotel.

“(Kondisi hari ini, red) semua ruang kelas, ruang guru dan kepala sekolah berlumpur karena akibat banjir tadi malam,” ucapnya.

Aktivitas belajar pun terganggu. Tidak semua siswa masuk sekolah karena kondisi ruang kelas masih belum layak dipakai. Dari keterangan kepala sekolah ketinggian banjir sampai jendela sekolah, baku meja dan buku turut hanyut rusak akibat terendam air.

“Hari ini guru dan siswa sedang bergntong royong membersihkan lumpur bekas banjir tadi malam, mudahan gedung bisa segera dipakai,” jelasnya.

Dengan intensitas hujan tinggi drainase di sekitar sekolah tidak mampu menampung debit air, sehingga air meluap dan masuk ke lingkungan sekolah.

“Akibat banjir ini siswa yang hadir hanya setengah, akibat cuaca buruk atap sekolah juga rusak terkena angin,” singkatnya.

Banjir ini menjadi yang terparah dalam beberapa tahun terakhir setelah gunung-gunung dibabat dijadikan hotel. Kondisi ini kegiatan belajar mengajar belum bisa berjalan normal,

Sementara itu, sejumlah orang tua siswa berharap pemerintah daerah segera turun tangan membantu penanganan pascabanjir, terutama perbaikan fasilitas sekolah dan sistem drainase agar kejadian serupa tidak terulang. (hza)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *