LOMBOK TENGAH – Semarak Ramadan ke III yang menjadi gawe tahunan Remaja Masjid Nurul Ikhwan Dusun Sape Desa Kabul dimulai Minggu (08/02) malam. Momentum pembukaannya berlangsung meriah. Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB Fraksi Gerindra Lalu Wirajaya, Camat Praya Barat Daya, Husnan dan Kades Kabul, Sahurim turut serta memeriahkan gelaran menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H tahun ini.
Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, Lalu Wirajaya menegaskan menyambut baik kegiatan serupa. Disampaikannya, selain dalam rangka mempererat ukhuwah sesama umat Islam Semarak Ramadan juga menjadi momentum penting bagaimana membentengi generasi muda dari dampak buruk perkembangan teknologi saat ini.
“Ini acara yang sangat mulia. Acara yang luar biasa. Kalau tidak kita (generasi muda) menyelenggarakan lalu siapa lagi,” tegas Lalu Wirajaya dalam sambutannya.
Tidak dapat dipungkiri, kemajuan zaman saat ini menjadi tantangan serius bagi orang tua untuk membentengi anak-anak, generasi bangsa akan bahayanya pergaulan bebas, judi online hingga narkoba yang makin hari makin meresahkan.
“Acara semacam ini sebagai langkah memfilter tantangan perkembangan zaman,” tegas wakil rakya tiga periode itu.
Miq Jey sapaan akrab politisi kelahiran Praya itu mengapresiasi kegiatan yang diselenggaran oleh anak-anak muda di dusun setempat. Menurutnya, ini cermin langkah anak muda berfikir menyiapkan generasi penurusnya bagaimana cinta Al Quran, bagaimana menumbuhkembangkan keterampilan anak-anak, bagaimana menghidupkan nilai-nilai islami di kampung. Apalagi, lanjutnya kegiatan ini bagian dari ekspresi masyarakat menyambut bulan puasa.
“Tiang (saya) ucapkan banyak terimakasih telah diundang. Tiang memang senang blusukan ke masyarakat, memenuhi undangan sekalian melihat kondisi daerah kampung-kampung di Lombok Tengah nike,” pungkasnya.
Camat Praya Barat Daya, Husnan mengapresiasi Semarak Ramadan tersebut. Katanya, kegiatan serupa harus terus dilakukan dalam rangka menggali potensi-potensi anak di berbagi mata lomba yang disiapkan. Pihaknya berharap Semarak Ramadan itu menjadi ajang awal mengantarkan anak-anak muda bisa tampil pada MTQ ditingkat kecamatan maupun pada tingkat kabupaten.
“Peserta-peserta yang tampil saat ini nanti diseleksi supaya bisa mengikuti lomba pada tingkat lebih atas,” ujar Husnan.
Menurutnya Semarak Ramadan tidak hanya di lakukan di satu dusun melainkan mesti terselenggara di dusun maupun desa lain di kecamatan Praya Barat Daya.
“Atas nama pemerintah kami mengapresiasi dan mendukung penuh Semarak Ramadan III ini. Kegiatan ini harus terus berlangsung,” harapnya.
Ketua Masjid Nurul Ikhwan Sape, Jhoni Sutangga menyampaikan Semarak Ramadan merupakan bentuk kebahagiaan masyarakat menyambut bulan puasa. Jhoni mendorong anak-anak muda di desa untuk tetap mempertahankan tradisi baik yang sudah lama berlangsung.
“Saya mengapresiasi semangat teman-teman remaja masjid menyelenggarakan kegiatan ini. Atas nama pengurus kami siap mendukung acara-acara baik seperti ini,” ucap Jhoni.
Ketua Panitia Ahmad Naofal melaporkan Semarak Ramadan tahun ini lebih baik. Ini dilihat dari antusias peserta yang dikirim pimpinan TPQ se Desa Kabul.
“Kami menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran, dukungan semua pihak dalam rangka mensukseskan acara kami ini. Tanpa dukungan tiang plenggeh sami, acara ini tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan banyak pihak,” pungkasnya.
Turut hadir unsur Pemerintah Desa Kabul, Koperasi Desa Keluharan Merah Putih (KDKMP), Ranting NU Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat (jho)
