LOBAR – Warga Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan, Selasa (6/1). Saat ditemukan, kondisi jasad itu sudah menjadi tulang belulang dengan posisi menggantung di pohon Hutan perbukitan Sekotong.
Selain itu, di sekitar lokasi ditemukan tas yang berisi pakaian, sepatu, dompet, serta KTP. Dari situ diketahui identitas jenazah itu atas nama Jani, seorang perempuan berusia 41 tahun asal Dusun Dasan Bengkel, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Korban berdomisili di Dusun Lebah Suren, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat (Lobar).
Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta membenarkan laporan penemuan itu. Penemuan itu kini dalam penanganan kepolisian Polres Lobar untuk mengungkap penyebab kematian korban.
“Begitu mendapatkan informasi mengenai penemuan mayat tersebut, kami segera menerjunkan Unit Reskrim beserta piket fungsi lainnya. Termasuk Tim Inafis Polres Lombok Barat, untuk melakukan olah TKP dan mengamankan lokasi,” terangnya, Rabu (7/1).
Jasad tulang belulang wanita malang itu pertama kali ditemukan oleh seorang anak berusia 8 tahun yang menggembalakan sapi di area perbukitan Dusun Sauh. Saat melintas di bawah sebuah pohon besar yang dikenal warga sebagai pohon goak, saksi terkejut melihat bagian tubuh manusia yang menggantung dengan kondisi terikat kain.
“Saksi langsung berlari kembali ke perkampungan untuk memberikan informasi kepada orang tua dan warga sekitar,” terangnya.
Polisi yang tiba di lokasi sekitar pukul 15.10 WITA, melakukan sterilisasi area dan olah TKP. Tim mengumpulkan beberapa bukti fisik di sekitar tempat penemuan jasad itu.
“Saat ditemukan sudah sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Jasad korban dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Mataram sore harinya untuk dilakukan visum.
Selain itu, kepala dusun setempat bersama pihak keluarga mendatangi Mapolsek Sekotong untuk memastikan identitas korban.
“Pihak keluarga telah datang dan memastikan bahwa barang-barang yang kami amankan memang benar milik saudara mereka. Saat ini, kami tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku untuk memastikan penyebab kematian,” tambah Iptu I Ketut Suriarta.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyelidikan masih terus dilakukan.
Sejumlah saksi, termasuk saksi pertama yang menemukan korban dan warga di lokasi penemuan sedang dimintai keterangan.
“Kita masih menunggu hasil visum dari tim medis RS Bhayangkara. Kami berkomitmen untuk menangani kasus ini secara transparan dan profesional agar penyebab kematian korban dapat segera terungkap secara terang benderang,” pungkas Eka. (win)
