Minta Kader Kompak dan Kerja Nyata Jelang Pemilu 2029//Sub
MATARAM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 18 Partai Gerindra di NTB terbilang sederhana. Santunan anak yatim zikir dan doa mengiringin puluhan kader anggota Fraksi Gerindra DPRD NTB.
Meski demikian, HUT ke 18 itu dimaknai sebagai momentum konsolidasi dan penguatan kerja nyata ke masyarakat. Acara dikonsep dengan sederhana itu digelar di Kantor DPD Partai Gerindra NTB dan serentak secara nasional sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sekaligus kader Partai Gerindra NTB menjelaskan, sebagai kader partai Gerindra akan melaksanakan seluruh visi dan misi rencana seluruh tindakan presiden baik dan benar.
“Kami juga meminta doa agar Prabowo menjadi pemimpin yang amanah dan adil,” ujar Iqbal.
Iqbal berkeyakinan, Partai Gerindra ke depan bisa semakin kuat dan semakin besar di NTB. Seluruh kader Gerindra di daerah menjadi etalase di masyarakat. Seluruh kader Gerindra harus membawa manfaat kepada masyarakat luas.
“Kami tegaskan seluru kader di masing-masing daerag bisa jalankan tugas dengan baik,” ungkapnya.
Ketua DPD Partai Gerindra NTB, Lalu Pathul Bahri, mengatakan peringatan HUT tahun ini sengaja dikemas berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. DPP Partai Gerindra memerintahkan seluruh struktur partai, mulai dari DPD hingga DPC di kabupaten dan kota, untuk menggelar kegiatan sosial sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi bangsa yang tengah menghadapi berbagai bencana.
“DPP Partai Gerindra dalam hal ini Bapak Prabowo Subianto memerintahkan kepada kami sebagai pelayan yang ada di daerah untuk melaksanakan kegiata-kegiatan bersih pantai, zikir, doa bersama, mengumpulkan anak yatim, bakti sosial, disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah,” ujarnya Jumat, (06/02).
Ia menjelaskan, instruksi tersebut sekaligus menegaskan bahwa perayaan HUT Gerindra tidak boleh bersifat hura-hura, melainkan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Di NTB, kegiatan HUT ke-18 Gerindra dilaksanakan secara serentak oleh seluruh DPC di kabupaten dan kota, tidak terpusat di tingkat DPD saja. Melainkan mulai dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa. Pathul pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran partai yang telah melaksanakan kegiatan sesuai arahan DPP.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh kabupaten dan kota, dari Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, sampai Kota Mataram yang secara serempak melaksanakan kegiatan dimaksud,” katanya.
Selain menjadi momentum pengabdian sosial, HUT ke-18 Gerindra juga dimaknai sebagai penguatan soliditas internal partai guna menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.
Bupati Lombok Tengah itu menegaskan bahwa Gerindra NTB saat ini fokus membangun kekompakan dan kerja nyata dan menahan diri untuk berbicara target secara berlebihan. Namun yang jelas lanjut Pathul, partai besutannya itu pasti ingin menambah kursi baik di tataran legislatif maupun eksekutif.
“Sebagai pelayan partai tentu berharap mudah-mudahan kursinya bertambah. Tapi ini tergantung kita-kita sebagai penggerak partai. Kompak saja dulu, bergerak saja dulu, berdampak saja dulu. Persoalan hasil nanti kita lihat berikutnya seperti apa,” tegasnya.
Menjawab isu kekompakan internal, Pathul menegaskan bahwa semangat HUT ke-18 justru dijadikan sebagai momentum penguatan persatuan di tubuh partai berlambang burung garuda itu.
“Artinya itu diberikan semangat untuk tetap kompak, menyatukan persepsi untuk membangun negeri ini. Gerindra hari ini harus kompak, bergerak, dan akhirnya berdampak untuk masyarakat,” tuturnya.
Ia menilai, kerja-kerja sosial dan kedekatan dengan masyarakat merupakan fondasi penting bagi Partai Gerindra dalam membangun kepercayaan publik ke depan.
Karena itu, seluruh kader diminta terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya menjelang momentum politik.
“Mudah-mudahan kekompakan itu menunjukkan gerak langkah dan berdampak kepada masyarakat, itulah sebabnya Gerindra hari ini harus kompak, bergerak, dan akhirnya berdampak untuk masyarakat. Itu mungkin yang penting,” tandasnya. (jho)
