LOTENG—Pemerintah Desa (Pemdes) Bujak, Kecamatan Batukliang, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Pemdes Bujak kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 23 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode Juli hingga September 2025. Penyaluran bantuan yang dilakukan di Kantor Desa Bujak tersebut berlangsung lancar dan disambut antusias oleh warga.
Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp900.000 untuk tiga bulan, yang dihitung sebesar Rp300.000 per bulan. Total anggaran yang digelontorkan untuk tahap ini mencapai Rp 20.700.000, yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2025.
Kepala Desa Bujak, H. Masrihin Halidi, dalam sambutannya menegaskan bahwa program BLT Dana Desa ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat miskin ekstrem yang terdampak langsung oleh kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Penyaluran BLT Dana Desa ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal, terutama mereka yang hidup dalam kondisi ekonomi sangat sulit. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban kebutuhan pokok rumah tangga,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemilihan penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan pendataan, sesuai kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Pendataan dilakukan secara transparan dan akuntabel, melibatkan perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat.
“Kami pastikan bahwa penerima bantuan ini benar-benar layak, sesuai dengan ketentuan sebagai keluarga miskin ekstrem. Kami juga terbuka terhadap masukan dari warga agar program bantuan ini tepat sasaran,” imbuhnya.
Penyaluran bantuan kali ini juga turut diawasi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta didampingi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), guna memastikan proses berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.
Pemerintah Desa Bujak menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap pelaksanaan program bantuan sosial, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun desa dan saling bahu-membahu dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada,” tutupnya. (dni)
