PBB Diuntungkan dari Gejolak PKS-PKB

f habib

Habib Ziadi Thohir

Habib: Posisi Nomor Berapa Saja

PRAYA – Rumor perpecahan koalisi PKS dan PKB di Pilkada Lombok Tengah membuat PBB diuntungkan. “PKS dan PKB saat ini masih diklaim banyak pihak, kita baru amankan PBB dan Hanura, mereka nggak akan kemana-mana,” tegas bakal Calon Bupati Lombok Tengah, Habib Ziadi Thohir (HZT) pada Radar Mandalika, Senin, (31/8) kemarin.

Terkait nama calon yang akan diusung PKB saat ini, masih menjadi perdebatan di internal PKB. Menurutnya perpecahan koalisi PKB-PKS semakin terlihat. “PKB masih gejolak bersama Masrun dan Lale Prayatni, mereka baru mendapat surat tugas dari partai, belum rekomendasi. Jadi menurut kami hal ini yang membuat PKS juga masih belum mempercayai PKB seutuhnya,” beber Habib.

Dengan adanya peluang ini, lanjut dia, dirinya sebagai calon yang telah mantap diusung PBB, memiliki keuntungan bisa mendapat tiket walau kemungkinan tak menjadi nomor satu. Habib sendiri mengatakan, siap di tempatkan di nomor satu dan dua, intinya bisa lolos bertarung. “Saya siap diposisi mana saja, asal dari dua partai ini real dukung saya. PKS juga sempat menawarkan untuk diposisi satu, dan ditawarkan berpasangan dengan si X (rahasia, red). Saya nga mau buka aurat politik pribadi dulu, intinya kita sedang persiapkan yang paling aman,” katanya.

Terkait Lale yang masuk ke PBB untuk menawarkan koalisi dengan PKB dibenarkan Habib, hal tersebut dipertimbangkan pihaknya karena menghormati Sekda NTB HL Gita Ariadi dan PBB juga telah setuju menerima Lale Prayatni untuk masuk pertimbangan pasangan dengan HZT. Maka dari itu, PBB sendiri saat ini masih menunggu SK dari partai lain diterbitkan baru menentukan sikap, dengan catatan komitmen tetap membawa Habib sebagai calon yang diusung.

“SK B.1-KWK terakhir PBB sudah ditangan saya, cuma PBB saat ini masih menunggu PKS atau PBB agar berani mencantumkan nama Habib Ziadi Thohir di SK mereka, entah itu di nomor satu atau dua, yang jelas PBB dan saya pribadi tetap terima keputusan tersebut,” tegasnya.

“Kita terima mana yang terbaik, karena waktu kita sudah mepet,” tutupnya. (buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Dewan Loteng Minta Pemerintah Awasi Harga Tembakau

Read Next

PKS-PKB NTB Tak Berdaya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *