Hj. Aryani Rahmawati

Memegang profesi sebagai pengusaha juga dosen aktif saat ini tidak cukup bagi Aryani Rahmawati untuk mewakafkan pengabdiannya kepada masyarakat. Ia pun kini memantapkan diri terjun didunia politik, seperti apa ceritanya.

Ahmad Rohadi – Lombok Utara

PADA tanggal 16 Februari 2023, Hj. Ariani Rahmawati ditetapkan menjadi Ketua DPD Perindo Lombok Utara berdasarkan SK bernomor : 752-SK/DPP-PARTAI PERINDO/II/2023 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Perindo Hary Tano Sudibjo dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq.

Penetapan Yeni dalam menahkodai Partai Perindo ini pun menjadi sejarah pertama sosok perempuan di Lombok Utara memimpin partai politik.

Yeni sapaan akrabnya, telah menyelesaikan pendidikan awal di SDN 1Tanjung. Selanjutnya  pendidikan SMP di SMPN 1 Tanjung dan di SMAN 1 Tanjung. Usai tamat SMA pada tahun 2002 lalu, ia pun melanjutkan study S1 mengabil jurusan Pemanfaatan Sumbersaya Perikanan di Universitas Brawijaya Malang, dan kembali melanjutkan studi S2 di kampus yang sama mengambil jurusan Budidaya. Kini, ia pun sedang menuntaskan pendidikan S3 di kampus yang sama mengambil program studi ilmu lingkungan.

Catatan pendidikan yang gemilang ini  ia manfaatkan untuk mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar atau dosen di dua kampus ternama di NTB yakni di Unram hingga tahun 2019 lalu, dan juga tercatat aktif sebagai dosen jurusan perikanan di Universitas 45 Mataram yang hingga kini tercatat masih aktif.

Nampaknya tidak saja karier pendidikan yang mumpuni, namun Yeni juga terbilang merupakan pengusaha sukses, dimana ia merupakan owner dari UD Mumbul Sari Culture juga pemilik perusahan CV. Mulya Berkah Arlindo, disamping itu juga ia kini memegang salah satu perusahaan SPBU. Keberadaan perusahaan yang ia pimpin ini telah mampu merekrut 110 pekerja lokal di Lombok Utara.

Kini ia memilih terjun dalam dunia politik dengan sejumlah alasan, salah satunya melihat banyak PR daerah yang mesti dituntaskan kedepan, salah satunya soal bagaimana peran perempuan yang belum maksimal turut serta membangun daerah.

“Saya tertarik terjun didunia politik karena perlu adanya sosok perempuan yang menampung aspirasi kelompok perempuan saat ini, banyak persoalan perempuan yang saya lihat masih belum terjawab solusinya,” ungkapnya.

Perempuan kelahiran tahun 1983 ini menilai pentingnya upaya pemberdayaan kepada kaum perempuan, dan perempuan pun penting untuk berkiprah lebih luas, dimana jika perempuan sejahtera maka anak, keluarga, daerah dan bahkan negara pun akan sejahtera.

“Ini salah satu alasan saya maju pada pileg kedepan melalui dapil I Tanjung,” bebernya.

Yeni yang juga merupakan Sekretaris IWAPI Lombok Utara sejak 2016 hingga sekarang itupun menilai pengabdian di legislatif sendiri bukan untuk mencari keuntungan pribadi semata, namun ia berprinsip bagaimana bisa memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Legislatif bukan untuk menjadi mata pencaharian dan keuntungan semata, namun bagi saya ini ruang yang tepat untuk mengabdikan diri berkontribusi lebih besar kepada masyarakat kedepan,” jelasnya.(*)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 1421

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *